Penganiaya Anak Sendiri. Kuasa Hukum : Saya Bela Hak Konstitusional kliennya

oleh

MITRAPOL,Buton utara – Kuasa hukum pelaku penganiayaan anaknya sendiri di Buton Utara (Butur) yang viral di media sosial beberapa waktu lalu mulai angkat bicara soal pembelaan hak konstitusional kliennya.

Menurut Muhammad Asnawi Sahadia, SH Kuasa Hukum Rh Alias La Sh bahwa, melihat kronologis kasus ini ada sebab sebelum insiden kekerasan kala itu dan ini patut di duga kuat sebagai tindakan penelantaran anak atau kekerasan dalam rumah tangga.

Muhamad Asnawi,SH
 Muhamad Asnawi,SH

Lanjut, kata dia, sumber laporan istri kliennya itu berawal melalui aplikasi WhatsAap pribadi kemudian disebarkan kepada umum. Sesungguhnya hal ini keliru kalau pasal 27 angka 4 dan pasal 29 hanya di tujukan kepada Rh Alias La Sh.

“Ini sangat merugikan hak hukum klien saya secara pribadi. Kendati seperti itu, kami sangat menghargai proses hukum yang sedang berjalan. “ungkap Asnawi.

Mantan ketua BEM hukum Unsultra 2010 ini menambahkan, penegakan hukum harus benar-benar seimbang (Fiat Justitia Ruwat Coulum). “Saya telah menyimak pasal-pasal yang di terapkan terhadap klien saya, bahwa semoga tetap pada asas persamaan hak di hadapan hukum. Saya akan menggunakan upaya hukum dalam pembelaan hak konstitusional klien, “tuturnya.

Sebelumya, Rh Alias La Sh Bin Dd (31) melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri yang berusia empat tahun yang direkam sendiri dalam video berdurasi 02,33 detik dan firal di media sosial. Saat ini kasus tersebut telah bergulir di Polres Muna,ujarnya.

 

David Wiridin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *