Persaudaraan Indonesia Adakan Ngobrol Bareng 300 Jenderal Dan Intelektual

oleh

MITRAPOL,Jakarta – Dari orang orang yang peduli dan memiliki kesepahaman untuk membangun indonesia yang lebih baik, khususnya dibidang masalah ekonomi maka terbentuklah panitia bersama Persaudaraan Indonesia.

Forum kecil ini diketuai Laksamana TNI (purn) Tedjo Edhi Purdijatno,S.H dan Samuel lengkey, S.H, M.H sebagai narahubung terdiri dari orang orang lintas profesi, agama, golongan dan organisasi yang peduli dengan situasi ekonomi indonesia yang sedang mendekati masa kritis

Menurut forum kecil ini Ekonomi indonesia tidak bisa dijalankan dengan menggunakan tangan negara yang sangat kuat, sehingga negara mengendalikan sistem ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya secara otoriter. Sistem ini tentu akan membuat tangan negara sangat dominan dan para pelaku usaha tak mampu mengembangkan usahanya secara sehat.

Peran negara yang otoriter dalam sistem perekonomian juga berbahaya, karena setiap kegiatan ekonomi bisa dikendalikan oleh para pengusaha atau pelaku usaha yang dekat dengan pemerintah sebagai pemegang kekuasaan, kondisi ini tentunya akan membuat rakyat tak mampu mencapai kesejahteraan yang di cita citakan oleh Pancasila

Forum ini memandang perlu diadakan diskusi dan konsultasi bersama untuk berbagi pemikiran atas apa yang terjadi saat ini dan apa yang harus dilakukan bersama tanpa harus saling menyalahkan dan melempar tanggung jawab

Menurut forum ini diskusi adalah sebuah langkah penting untuk membangun ide dan pemikiran bersama agar memiliki kesepahaman.Didalam diskusi kita bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman setiap orang dalam menghadapi masalah,namun hal yang penting dalam diskusi adalah mengukur kemampuan kita dalam merumuskan masalah dan memberikan solusi dari persoalan tersebut

Berdasar pemikiran tersebut maka panitia bersama Persaudaraan Indonesia mengadakan acara diskusi dan konsultasi publik dengan tajuk ngobrol bareng bersama 300 Jendral dan para Intelektual dengan mengangkat tema “Ekonomi kerakyatan sebagai solusi tatanan ekonomi indonesia dan global,” diadakan di Bellroom Sari Pasifik Hotel, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat,Sabtu (22/09/2018).

Dalam diskusi kali ini panitia akan mengadakan acara membedah buku pertama yakni Paradoks Indonesia yang ditulis oleh Prabowo Subianto, dan buku kedua Ke-Indonesiaan yang di tulis oleh Prof Sri Edi Swasono.

Acara ini dihadiri Purnawirawan TNI Polri, Profesor, Doktor dan kaum Profesional lintas profesi yang akan ikut menggali wawasan dan pemikiran para penulis buku tersebut.

Dalam acara membedah buku paradoks indonesia, Prabowo Subianto yang menjadi narasumber banyak membagikan pengalamannya selama menjadi prajurit TNI yang bekerja keras untuk membangun bangsa

Melalui diskusi acara membedah buku Paradoks Indonesia dan ke Indonesiaan ini agar semua dapat mengenal dan mengetahui kualitas intelektual para penulis untuk memberikan solusi dari permasahan ekonomi bangsa kita

Panitia Persaudaraan Indonesia berharap dengan diadakannya diskusi ini kita semua bisa mengambil peran kecil bagi kebaikan bangsa ini kedepan, kontribusi kecil yang kita lakukan dengan ikut memikirkan langkah yang terbaik dalam menciptakan iklim politik yang bersahabat, suasana Kebhinekaan nyaman dan komunikasi lintas sosial dan agama yang intensif dengan seluruh komponen masyarakat.

 

Arif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *