Puluhan Tahun Mengabdi, Honorer Lebak Tidak Diperhatikan Pemerintah

oleh

MITRAPOL,Lebak – Ratusan honorer kabupaten Lebak dari berbagai bidang baik honorer guru, honorer Tata Usaha (TU), dan honorer kesehatan, melakukan pertemuan di aula gedung pasanggrahan Cikotok kecamatan Cibeber. Minggu (23/9/2018).

Dalam pertemuan tersebut para honorer mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak untuk memperhatikan nasib honorer Karegori 2 (K2).

Koordinator Pertemuan Lili Herdiana mengatakan, Pemerintah seolah-olah tidak memikirkan dan memperhatikan nasib honorer yang sudah mengabdikan dirinya pada Negara, banyak honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun tetapi tidak ada perhatian khusus dari pemerintah.

“Ada yang sudah mengabdi 25 tahun, banyak juga yang 12 tahunan mengajar hanya menghasilkan nominal Rp.300 ratus ribu per tiga bulan, tetapi ketika ada pembukaan CPNS dibatasi usia, ini kan, seolah tidak memikirkan nasib kami,” terang Lili yang biasa di Sapa Uwa.

Ditambahkannya, pemerintah seolah membuat peraturan dalam pembukaan CPNS diskriminatif, dengan membuat peraturan dibatasi usia.

Ia juga mengancam jika hasil kesepakatan Riungan (Pertemuan) tersebut tidak ada langkah konkrit dari pemerintah maka honorer kabupaten Lebak akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran.

Hal sama dikatakan Ade Bukhori Ketua Umum Honorer kabupaten Lebak, hasil riungan tersebut yang sudah ada kesepakatan akan dijadikan bahan untuk diusulkan dan dilayangkan kepada pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Apabila usulan kami tidak ada tanggapan atau realisasi kami sudah sepakat akan mogok mengajar bagi honorer guru, akan mogok kerja bagi honorer kesehatan, TU, penjaga, bahkan kami siap aksi demo besar-besaran dengan ribuan honorer lainnya,” tegasnya.

 

 

Reporter : A4N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *