Jembatan Emas, Jadi Saksi Bisu Kecelakaan Tunggal

oleh

MITRAPOL, Pangkalpinang – Terjadi kecelakaan tunggal kendaraan roda empat jenis CRV Silver, Nomor Polisi BG 1325 ZG, kendaraan masuk kedalam jurang Jembatan Emas Desa Air Anyir, Kabupaten Bangka (Sungailiat) Provinsi Babel. Sabtu (22/09/2018).

Kecelakaan mengakibatkan korban dua meninggal dunia di tempat, satu meninggal pada saat dirawat dirumah Sakit Umum Provinsi Bangka Belitung (Babel) dan satunya lagi belum sadarkan diri. Mobil CRV itu, dikemudi oleh Sodrianto (42) seorang PNS di Dinas PU Kota Pangkalpinang.

 

Menurut saksi mata, saat mereka sedang berphoto disekitar jembatan emas sekira pukul 18.38 Wib tiba-tiba datang dari arah jalan lintas timur, mobil merk CRV warna silver BG 1325 ZG melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menambrak tembok jembatan pada saat jembatan sedang dinaikan.

“Setelah menabrak tembok jembatan, mobil tersebut langsung jatuh ke jurang yang kedalamannya kurang lebih 20 M. Para saksi itu melihat secara langsung mobil yang jatuh ke bawah,” ungkap salah satu anggota Tagana, Suparjo.Sabtu (22/9) malam.

Disampaikannya, jika para saksi mata tersebut adalah Muhamad riski (16) berasal dari Desa kemuja, Abi (16) Kampung Baru Desa Mentok, Awaliansah (16) Kampung Baru Desa Mentok, dan Asnul anwar (17) berasal dari Desa Kemuja.

Juga dijelaskan, selanjutnya salah satu pemilik warung bernama Firda sempat menyampaikan kepada saksi-saksi untuk memberitahukan kejadian itu ke pemilik warung yang lainnya dan seteleh itu warga dan pengujung pantai mendekati tempat kejadian.

“Sekitar pukul 19.30 tim Basarnas, BPBD Ambulan, Tim Polsek Merawang dan Tim dari Pol Air yang di pimpin oleh kasat Pol Airud Iptu Durman Siregar mengamankan TKP dan membantu evakuasi,” bebernya.

Dari informasi yang dihimpun, sang sopir bernama Sodrianto (42) laki-laki beralamat Gg. Pala pinang 2 RT 04 RW02 kelurahan Gabek Pangkalpinang, bekerja di PU Kota Pangkalpinang, Alpira Oktaviani (26) perempuan beralamat Jl. Imam Bonjol Gg Beringin langka pura Bandar Lampung (penumpang), Lia Melawati (25) perempuan, beralamat Jl. Sukarno Hatta Kel. Bukit Besar Pangkalpinang (penumpang) dan satu orang (penumpang) belum diketahui identitasnya.

“Untuk ke empat korban tersebut di atas menurut informasi terakhir 2 (dua) orang meninggal dunia, dan 2 (dua) orang luka berat dan di bawa ke rumah sakit Air Anyir provinsi,” terang petugas lainnya, Anwar di sela-sela proses evakuasi korban. “Hingga saat ini barang bukti mobil CRV warna silver BG 1325 ZG yang terjatuh ke dalam air sedang di evakuasi oleh 3 unit mobil Basarnas Babel.

 

 

Suryadi Lahirdianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *