Kecamatan Palmerah Gelar Gebyar Masyarakat Waspada Penyakit Tidak Menular

by -114 views

MITRAPOL, Jakarta – Kecamatan Palmerah Jakarta Barat menggelar kegiatan “Gebyar Masyarakat Waspada Penyakit Tidak Menular” di kantor Kecamatan, Senin (24/9) pagi.

Kegiatan dibuka oleh Camat Palmerah, Zeri Ronaldy. Turut hadir Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Weningtyas Purnomo Rini dan anggota Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesehjateraan Keluarga (PKK) Kota Jakarta Barat.

Dalam sambutannya, Zeri mengatakan bahwa penyakit tidak menular sebenarnya bisa dicegah dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) seperti melakukan aktifitas hidup sehat, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban sehat.

Lebih lanjut dikatakan di Indonesia saat ini menghadapi pergeseran pola penyakit, dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular.

“Penyakit menular sekarang sudah menurun, sebaliknya penyakit tidak menular naik menjadi 80 persen,” ujar Zeri.

Camat Palmerah, Zeri Ronaldy
Camat Palmerah, Zeri Ronaldy

Ia mencontohkan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes dan kanker merupakan penyebab kematian terbanyak. Oleh karena itu harus dilakukan pencegahan sejak dini agar penderita penyakit memiliki harapan hidup lebih panjang dan pembiayaan kesehatan lebih minimal.

Zeri juga mengatakan, penyakit tidak menular lainnya yang harus diperhatikan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Dua penyakit ini menempati urutan pertama dan kedua sebagai kasus kanker terbanyak di DKI Jakarta.

“Penyakit tidak menular ini, kalau tidak dideteksi sejak dini, bisa berbahaya, “ujarnya.

Untuk itu, Zeri menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Jakarta Barat berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan cakupan masyarakat dalam melakukan deteksi sejak dini penyakit tidak menular dengan mengeluarkan SK Walikota Jakarta Barat no. 107 tahun 2018 tentang pelaksanaan deteksi kanker leher rahim dan kanker payudara di wilayah Kota Jakarta Barat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo Rini mengatakan bahwa sampai saat ini 82% kematian disebabkan penyakit tidak menular, yaitu kanker, penyakit jantung, paru-paru dan diabetes. Berdasarkan data, diketahui jumlah wanita di Jakarta Barat berjumlah 194.310, dan setiap tahun diperkirakan terdapat 34 kasus kanker leher rahim dan 78 kasus kanker payudara.

“Angka kematian akibat kanker payudara merupakan tertinggi di Indonesia yaitu 21,5%, diikuti kanker serviks 10,3%,”ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa TP PKK Kota Jakarta Barat sangat mendukung inovasi yang dilakukan semua Kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Barat dan mengajak seluruh masyarakat serta kader kesehatan untuk terus menangani mengenai penyakit tidak menular.

“Terutama hipertensi, diabetes dan kanker leher rahim, mari kita lakukan pemeriksaan dan deteksi sejak dini,”ujarnya.

Kegiatan Gebyar Masyarakat Waspada Penyakit Tidak Menular ini juga diisi dengan pemeriksaan terhadap penyakit tidak menular dan deteksi dini kanker payudara serta kanker leher rahim.

 

 

Reporter : madalin

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *