2 Penjambret Tewas Ditembus Peluru Panas

oleh

MITRAPOL,Sumsel – Usai melakukan Penjambretan M Wahyu(21) dan Rahmad(32) tewas setelah medapatkan peluru panas dari Ajudan Kapolresta Brigadir Candra. Hal ini terungkap setelah dilakukan Rekontruksi di Mapolsek Ilir Barat II Palembang.(27/09/2018).

Dari Rekontruksi yang ditampilkan, setidaknya ada tujuh adegan dimulai dari tersangka Rahmat dan wahyu sedang nongkrong menunggu sasaran di atas sepeda motor warna hitam tanpa plat, Lalu tersangka melihat korban dan saksi Mas Gramas melintas di tempat kejadian dengan mengendarai motor, tersangka keudian mengejar korban dan saksi dengan mengendarai motornya.

Tersangka Rahmat tarik menarik tas dengan korban hingga 1 unit ipad terjatuh ke aspal, melihat tas milik korban terjatuh di aspal, tersangka 2 langsung mengambil 1 ipad tadi. setelah berhasil merampas barang milik korban lalu para tersangka melarikan diri ke jalan Kerangga Wirasantika.

Brigadir Candra yang bertepatan lewat ditempat kejadian, melihat para tersangka yang berusaha melarikan diri langsung mengeluarkan senjata api dan menembak keatas sebanyak 2 kali. namun, tembakan tersebut tidak diindahkan oleh para tersangka kemudian saksi mengambil tindakan tegas dengan mengarahkan senjata api kearah para tersangka dan menembak sebanyak 1 kali sehingga laju sepeda motor yang dikendarai oleh parah tersangka terjatuh.

Tembakan yang ketiga kalinya menghantam bagian punggung sebelah kanan tersangka wahyu, sedangkan tersangka Rahmad dalam keadaan luka lecet pada bagian muka karena tertelungkup ke aspal.

“mendenar tembakan satu kali. terus wahyu bilang, kak mati aku kak kena tembak aku kak, wahyu bilang seperti itu,”Ujar tersangka Rahmad usai melakukan Rekon.

Disamping itu, Kapolsek Ilir Barat II Kompol Agus Hairudin mengatakan, tersangka Wahyu sesudah kejadisn sempat di larikan ke Rumah sakit Bhayangkara Palembang.

“Benar itu Bripda Ajudan Kapolresta yang saat itu ada ditempat kejadian. tujuan rekon ini pada intinya memperbaiki dalam suatu proses, dimana terdapat 7adegan. setelah kita lihat bahwa kejadian ini memang ada. untuk tersangka arahmad dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,”tandasnya.

Diketahui, Kejadian tersebut terjadi di Lampu merah Jalan Kirenggo Wirosantiko depan simpang Cipto Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang. pada tanggal 5 Agustus Lalu. Korban kasus pencurian dengan kekerasan tersebut Mutiara (20)Warga jalan Dwikora kecamatan Ilir Timur I Palembang yang sedang naek ojek Mas Gramas(59) melewati jalan tersebut. Sementara kedua tersangka merupakan Warga Jalan Kigede Ing Suro gang Rela Kelurahan 32 Ilir Kecamatan IB 2 Palembang.

 

 

Adri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *