Perwami Gelar Nobar Film G30S-PKI

MITRAPOL, Lamteng – Persatuan Wartawan Mingguan (PERWAMI) Kabupaten Lampung Tengah menggelar acara Nonton Bareng ( NOBAR ) Film G30S-PKI didepan balai kelurahan Bandar Jaya Barat Kabupaten Lampung Tengah Jumat (28/09/2018) mulai pukul 08 WIB malam.

Nobar pemutaran film G30S-PKI yang tidak jauh dengan plaza Bandar Jaya tersebut sangat antusias di minati oleh masyarakat

Ketua Perwami Kabupaten Lampung Tengah Darmawan Effendi Darmawan mengungkapkan dengan di adakanya nobar film G30S-PKI ini merupakan agenda dan kegiatan perdana Perwami sehingga perwami dapat di kenal dan di ketahui oleh masyarakat luas khususnya di wilayah kabupaten Lampung Tengah.

Kegiatan nobar merupakan ajang tali silaturohmi antara Perwami dengan masyarakat sehingga di harapkan persatuan dan kesatuan dapat terus terjaga kata Darmawan Jumat (28/09/2018) malam.

Darmawan juga menjelaskan maksud diadakanya Nobar pemutaran film G30S-PKI yaitu ingin mengajak bangsa Indonesia terutama untuk tidak melupakan sejarah kelam dan mencegah terulang kembali kekelaman tersebut.

Dengan nobar film yang sangat bersejarah ini bertujuannya agar peristiwa tersebut diketahui generasi muda, dan kita tidak terprovokasi serta dapat terpecah-pecah, kita selalu mengingatkan dalam kondisi seperti ini, orang tidak tahu bahwa ada gerakan-gerakan yang mengadu domba,ujarnya

menonton film itu akan membuat generasi muda menjadi tahu sejarah perkembangan bangsanya. Mereka akan memahami bahwa Indonesia juga memiliki cerita kelam.dengan demikian, akan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air semakin mendalam

Dengan nonton bareng film G30S/PKI seperti sekarang ini dapat membantu menjelaskan kepada generasi muda kenapa sampai keluar TAP MPR Nomor 25 tahun 1966 yang melarang ajaran komunisme,” kata Darmawan.

“Saya berharap dengan nobar film ini kita semua akan dapat
memahami dan saling menjaga untuk mewujudkan bangsa indonesia yang aman, damai dan sejahtera,pungkasnya.

 

 

Dhailami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.