Wawancara Exclusive Dengan Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi S.ik.

MITRAPOL, Nunukan Kaltara – Terkait maraknya narkoba yang masuk melalui perbatasan khususnya di wilayah Nunukan, reporter mitrapol.com Yusuf P melakukan wawancara exclusive dengan Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi S.ik. diruang kerjanya, Jumat (28/9/18).

Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi S.Ik saat diwawancarai diruanganya

Mitrapol : Narkoba yang masuk ke Nunukan dari mana asalnya ?

Kapolres : Bandar Besar Narkoba ada di Tawau Sabah Malayaia, Tindak Pidana Narkotika yang ditangani oleh Polda Kaltara khususnya di Polres Nunukan semua bermuara pada Jaringan Internasional ditawau Sabah Malaysia.

Karena setiap kasus narkotika yang ditangani oleh Polres Nunukan, pelakunya menyebut barang Bukti Sabu Sabu berasal dari Tawau Sabah Malaysia.

Mitrapol : Kasus apa yang paling menonjol ditangani oleh Polres Nunukan sejak Januari_ September 2018 ?

Kapolres : Kasus yang paling menonjol adalah Kasus Tindak Pidana Narkotika, terbukti sudah 75 Kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 110 orang terdiri dari 106 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 4 Warga Negara Asing (WNA) 4 orang, dan Jumlah Barang Bukti (BB) Narkotika Jenis Sabu Sabu Sebanyak 54.065.85 Kg.

Mitrapol : Mengapa nunukan disebut Darurat Narkoba?

Kapolres : bukan darurat Narkoba tetapi jalur masuknya Narkoba sesuai fakta-fakta yang telah kita tangani dan kita ungkap.

Mitrapol : Kendala apa yang dialami selama ini untuk mengungkap tindak Pidana Narkotika?

Kapolres : Salah satunya kendalanya adalah sulitnya melakukan penyelidikan, karena semua barang bukti Sabu-sabu berasal dari Tawau dan tidak akan mungkin kita kesana ke Malaysia, masuk negara orang diperlukan prosedur yang cukup panjang dan itu urusan pimpinan kita berkewajiban melaporkan dan Juga kitaterbentur dengan Kondisi dimana bahwa suplay barang itu berasal dari Tawau Sabah Malaysia.

Bahwa yang kita yang ungkap jaringan Internasional mulai Level- level Pengedar maupun kurir sementara Pemiliknya alias Bandar Besarnya ada di Tawau, Malaysia.

Mitrapol : Apakah ada Jaringan Narkoba Internasional di kaltara ?

Kapolres : Sementara ini belum kita temukan, kalau ada pasti kita ungkap karena kita komitmen Narkoba harus diberantas sampai keakar akarnya.

Kalau di Indonesia paling sebagai penerima bàrang dan pembeli barang, tetapi pemilik besarnya atau sumber asal Narkoba itu adalah Jaringan internasionalnya yang ada di Tawau.

Mitrapol : Apa yg dilakukan Kapolres dan Kapolda Kaltara dalam mengungkap jaringan Internasional ?

Kapolres : Dengan terbentuknya Kapolda Kaltara maka semakin muda kita melakukan kerjasama dengan Pihak Malaysia, berbagai upaya yang kita lakukan diantaranya langsung kita melakukan komunikasi dengan aparat Kepolisian Diraja Malaysia di Tawau, baik itu melalui Intansi setingkat Polres di Tawau maupun dengan melalui LO dan Polis Malaysia.

Mitrapol : apakah kesatuan Polres Nunukan sudah mengimbangi jumlah penduduk dan luasnya wilayah nunukan ?

Kapolres : Belum mencukupi, oleh karena itu setiap tahun dilalukan perekrutan Putra putri Nunukan untuk menjadi anggota Polisi, untuk mengantisipasi pencegahan setiap saat dilakulan sosialisasi kemudian juga penegakan Hukum, menambah pos pos personil khususnya daerah yang memang rawan menjadi pintu masuk Narkoba yang berasal dari Tawau Sabah Malaysia.

Mudah mudahan apa yang kita lakukan bisa memberi dampak yang Positif sangat luas sehingga Narkoba dinunukan bisa benar benar teratasi dengan Maksimal.

Mitrapol : Banyak masyarakat mengatakan nunukan darurat Narkoba?

Kapolres : Defenisinya seperti apa, kalau dikatakan marak atau gawat dimana masyarakatnya sebagian pemakai itu tidak, karena warga Nunukan jarang tertangkap memakai Narkoba, sebagian besar sekitar 90% pelakunya berasal dari Luar Nunukan, jadi dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya para pelaku berasal dari Luar Nunukan.

Nunukan bukan tempat beredarnya Narkotika atau disebut Sabu-sabu akan tetapi Nunukan dikenal Sebagai Lintasan Jalur Peredaran Narkoba

Demikian wawancara Exlusiv degan Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi S.ik

 

 

 

Yusuf

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.