Kemenpora Lakukan Penilaian Kota Layak Pemuda di Lebak Banten

Kemenpora Lakukan Penilaian Kota Layak Pemuda di Lebak Banten

MITRAPOL, Lebak – Dalam rangka program Kabupaten/Kota Layak Pemuda 2018, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan kunjungan ke Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (2/10).

Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan penilaian terhadap Kabupaten Lebak dalam program Kabupaten/Kota Layak Pemuda 2018 yang diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Pada kunjungan penilaian tersebut dihadiri Anwar Rasyid, Ketua Penyelenggara Pemilihan Kabupaten/Kota Layak Pemuda 2018, Rahmat HS, tim Penilai, dan Dedi Rachmansyah, tim Sekretariat Kemenpora.

Kunjungan tersebut disambut baik Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak melalui Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi yang didampingi Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Koperasi dan UKM dan para Pemuda Lebak dari berbagai organisasi, diantaranya Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI), Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI), Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Gerakan Pramuka Kwarcab Lebak, LBH-HAM DPD KNPI Lebak, Kelompok Wirausaha Pemuda, Duta Koperasi Pemuda, serta para duta pemuda lainnya.

H. Ade Sumardi menyampaikan bahwa Kabupaten Lebak adalah Kabupaten yang mendukung penuh para pemuda untuk ikut serta dalam pembangunan. “Para pemuda di Lebak telah banyak menorehkan prestasinya baik di tingkat nasional maupun internasional. Kami mensupport penuh para pemuda untuk turut serta menyumbangkan ide dan gagasan kreatifnya demi terciptanya Kabupaten Lebak sebagai Kabupaten Layak Pemuda,” ujar Ade Sumardi.

Anwar Rasyid dan Rahmat HS dalam kunjungan tersebutmenyarankan kepada Pemkab Lebak untuk mengajukan biaya pembangunan fasilitas kepemudaan kepada Kemenpora jika Pemkab Lebak tidak memiliki anggaran untuk pembangunannya.

Acep Saepudin, alumni Pertukaran Pemuda Indonesia-Korea mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak memang memiliki anggaran kepemudaan yang minim, tapi para pemuda di Kabupaten Lebak tidak pernah pesimis, bahkan sangat mandiri, hal ini terbukti dengan banyaknya di Kabupaten Lebak yang berhasil menorehkan prestasinya baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, para pemuda Lebak juga cukup kreatif untuk meminta anggaran kepada Kemenpora untuk membantu mendanai kegiatan-kegiatannya, hal ini terbukti dengan banyaknya Kelompok Wirausaha Pemuda (KWP) dan OKP yang menerima bantuan anggaran dari Kemenpora.

Ia juga optimis jika Kabupaten Lebak sangat layak dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota layak pemuda 2018 dan layak untuk menerima penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Layak Pemuda 2018 yang akan diumumkan tanggal 29 Oktober 2018 nanti.

A4N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.