Unjuk Rasa Ormas BPPKB Banten Dikawal Ketat Aparat Kepolisian

MITRAPOL, Tangerang – Ormas BPPKB Banten melakukan aksi unjuk rasa ke PT Sayap Mas Utama menuntut adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ketiga orang karyawan, Selasa (02/10).

Aksi unjuk rasa ini pun dikawal ketat aparat kepolisian Polsek Batu Ceper dan langsung dipimpin Kapolsek, Kompol Hidayat Iwan Irawan didampingi Kanit Intelkam, Iptu A.Yudus serta PS Panit Intelkam, Ipda Bambang Anntoro.

Informasi yang didapat Mitrapol, tiga orang karyawan yang di PHK PT Sayap Mas Utama diantaranya Adian Alfian, Andre Ardian dan Sekhabudin.

Ketiga karyawan tersebut dikabarkan sudah tiga kali menerima surat peringatan dari pihak Management Perusahaan dan pernyataan, namun ketiganya dinilai masih melakukan pelanggaran di perusahaan tersebut.

Sehingga perusahaan mengambil langkah melakukan PHK dengan membayar 1X PMTK. Namun ketiga karyawan tersebut merasa keberatan dan meminta bantuan Hukum kepada Ormas BPPKB agar pihak Perusahaan membayar 2X PMTK atau di pekerjakan kembali pada Perusahaan tersebut.

Atas unjuk rasa tersebut akhirnya dilakukan perundingan kedua belah pihak di ruangan rapat lantai dua PT Sayap Mas Utama dengan Perwakilan dari pihak Management Perusahaan, Agus Mustopa selaku Kepala distrik, Abdullah Syukur, Kepala Keamanan, Fincent dan Rembo, pengacara perusahaan. Sedangkan dari pihak BPPKB TB Samsudin, Ketua Ranting Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Batu Ceper berpesan agar kedua belah pihak melakukan mediasi dengan kepala dingin. “Jangan mengedepankan ego masing-masing. Mudah-mudahan didalam pertemua ini ada titik temu,” terang Kompol Hidayat.

Begitupun dari management perusahaan, Agus yang intinya sebagai kepala Pool di PT SMU memohon maaf apabila keputusan Perusahaan tidak sesuai dengan ketentuan. “Sebagai keputusan Management kalau tidak benar dalam mengambil keputusan silakan pihak BPPKB mengambil jalur hukum,” jelasnya.

Dencik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.