Lahan Warga Menjadi Aset Daerah Pemkab Butur

oleh
Kadis Pertanahan Buton utara Baaziri

MITRAPOL,ButurSultra – Untuk memacu pelayan publik secara maksimal, Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Pemkab Butur) melalui Dinas Pertanahan mengeluarkan kebijakan pembebasan lahan warga menjadi Aset daerah sesuai nilai objek pajak.

Kepala Dinas Pertanahan Butur Baaziri menyebutkan, ada sepuluh bidang tanah yang dibebaskan untuk pembangunan Rumah adat Kotawo seluas 993 meter persegi, rumah adat Waculaea 375 meter persegi, tempat penguburan umum 4.488 meter persegi, dan pembangunan MTS 1.945 meter persegi.

Selanjutnya, untuk pembangunan Kodim 34.345 meter persegi, tambahan pembangunan Pustu Lantagi 1.336 meter persegi, pembangunan sanggar PKK Waculaea 139 meter persegi, tanah untuk pembangunan Kejaksaan 21.260 meter persegi, Polres 40.000 meter persegi, serta pembebasan tambahan tanah untuk Polres 10.000 meter persegi.

“Pembebasan lahan harga permeternya bervariasi sesuai kelas tanah atau nilai objek pajak. semua pembebasan lahan dilakukan untuk pembangunan terutama Kodim, Polres dan Kejaksaan. Setelah itu, kita akan bebaskan lagi untuk Pengadilan Negeri dan Rutan” kata Baaziri saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/10/18).

 

David Wiridin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *