Masa Ampel Satu Geruduk Proyek Jalan Tol Panimbang-Serang

oleh
Masa Ampel Satu Geruduk Proyek Jalan Tol Panimbang-Serang

MITRAPOL, Banten – Proyek Pembangunan jalan Tol Panimbang-serang (Paser) mendapat protes dari warga Lebak, Banten, Senin (8/10).

Sejumlah warga memprotes pihak perusahaan yang dinilai belum memperhatikan dampak lingkungan sekitar, sehingga warga memilih turun dan melakukan aksi unjuk rasa di pintu masuk proyek jalan tol di Kp. Pasirgendok, Jalan Raya Rangkasbitung, Pandeglang.

Masa unjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Lebak (Ampel) Satu menyayangkan pihak PT PP selaku kontraktor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak mengakomodir kebutuhan warga.

Pantauan Mitrapol di lokasi, saat unjuk rasa berjalan dan meminta kepada pihak perusahaan untuk dapat melihat potensi dan dampak lingkungan disekitar, seperti melibatkan tenaga kerja lokal dan memberikan akses fasilitas umum (Fasum).

Dikatakan Achmad Syarif, penanggung jawab aksi Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Lebak Satu- AMPEL Satu menuntut pihak kontraktor melibatkan pekerja loka.

“Tuntutan kami selaku warga Lebak ialah agar pihak BUMN atau PT PP selaku kontraktor dapat melibatkan pekerja lokal (Pribumi) dalam pengerjaan jalan Tol ini,” pinta Syarif.

Selain itu, Syarif juga meminta agar pihak kontraktor membuka akses fasilitas umum seperti jembatan penyebrangan dan Fly Over penghubung antar kampung dan desa yang telah terkena dampak dari pembangunan jalan tol.

“PT.PP selaku kotraktor BUMN harus bisa memberikan tanggung jawab sosial atau Corporate social Responcibiliy (CRS)kepada warga lebak khususnya desa desa yang telah terkena dampak lingkungan dari proyek tersebut,” pungkas Syarif.

Namun disayangkan, para pengunjuk rasa tidak dapat menemui dan mendapat tanggapan dari pihak management PT.PP secara langsung di lokasi lantaran Riko, manajer pada proyek tersebut tidak ada di tempat.

“Mohon maaf Bapak Riko sedang tidak ada ditempat,” terang salah satu staf kontraktor.

Selama aksi, para pengunjuk rasa menutup pintu masuk proyek jalan tol dengan cara bebaris tertib sambil mengangkat berbagai atribut bertuliskan tuntutan.

ubay sobang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *