Relawan Tim SAR Projo Menyisir Petobo dan Balaroa Palu

by -61 views

MITRAPOL, Palu – Setelah sebelas hari-pasca gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Senin (8/10/18), kelompok relawan masih fokus pada pencarian korban dan penanangan darurat di sejumlah wilayah paparan bencana alam di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi.

Proses pencarian dan evakuasi korban mulai terkendala mengeringnya lumpur dan tanah timbunan.

Kendala ini dialami Relawan Tim SAR (Search And Rescue) Projo Sulsel saat menyisir dua wilayah likuefaksi di Petobo dan Balaroa Palu, Senin (08/10/18) sore.

Darmawansah Ketua Tim SAR Projo mengatakan beratnya lokasi pencarian disebabkan lumpur telah menenggelamkan semua rumah termasuk penghuninya.

“Dibutuhkan tambahan peralatan alat berat misalnya eksavator untuk menggali,” katanya dalam rilis yang diterima mitrapol.com.

Sebelumnya, kelompok relawan asal Sulsel ini, telah melakukan Kedua kawasan ini paling terparah, ribuan rumah tertelan lumpur dalam fenomena yang dikenal dengan likuifaksi termasuk korban meninggal juga terbanyak.

Namun demikian lanjutnya, timnya yang berjumlah 17 orang tetap semangat melakukan pencarian dan penyelamatan. Tim ini juga telah melapor dan bergabung ke Basarnas, dan sudah disuntik vaksin untuk mencegah tetanus dan flu pasca gempa.

SAR Projo menerima panggilan dari warga yang membutuhkan tenaga evakuasi korban meninggal dengan menghubungi nomor handphone 081241651464 (Anca).

“Bagi warga Palu yang membutuhkan tenaga pencarian korban bisa menghubungi kami di posko Projo Jalan Kartini belakang PLN,” kata Darmawansah kepada awak media.

efrizal

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *