PKL Buah Samber Park Metro akan Digusur

oleh

MITRAPOL, Metro – Kebijakan pemerintah kadang seperti buah simalakama terkadang menguntungkan dan merugikan.Kejadian ini menimpa pedagang kaki lima (PKL ) penjual buah durian musiman lapangan Samber Park dikota Metro Lampung yang akan digusur untuk dijadikan area parkir, Kamis (11/10).

Sesuai dengan surat edaran dari dinas pariwisata kepada pedagang agar mengosongkan lokasi karena pengerjaan pembuatan area parkir akan dilakukan oleh pihak kontraktor.

Pertemuan dilakukan di Samber Park hadir kasi penertiban pol pp ( Josse ) dinas Pariwisata (Helmin ) serta semua PKL berjumlah 20 orang.

Dalam bermusyawarah tersebut Helmin meminta agar PKL penjual buah durian mengosongkan lokasi dikarenakan pihak kontraktor akan memulai pengerjaan.

Perwakilan PKL Fauzi mengatakan “Kami ini pedagang musiman dalam satu tahun pasti tempat ini kosong,kenapa tidak dibangun sewaktu tidak ada yang berjualan. Setelah kami berjualan bertepatan musim buah kami diusir.sebelumnya kami berdagang dijalur dua kota Metro kami dilarang, lalu kami dibujuk pindah kesini .Lokasi ini dulu tempat anak anak jalanan,mabuk mabukan serta gelap tidak ada lampu penerangan,tapi sekarang setelah ramai kami mau diusir,kami juga bayar salar dan kebersihan oleh karena itu kami tetap tidak mau pindah,” ungkapnya.

Pertemuan tidak menghasilkan mufakat dan akan dilanjutkan minggu depan.Perwakilan PKL akan menemui kepala dinas Pariwisata untuk membahas hal ini dan penggusuran ditunda.

Lapangan Samber Park salah satu lokasi kunjungan wisata keluarga yang ada dikota Metro Lampung dan menyediakan berbagai macam hiburan seperti area bermain anak,mobil cilik,delman,odong odong serta bermacam kuliner malam dan penjual buah durian.

Untuk itu perlu penataan dan pendekatan persuasif dengan PKL agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.Disisi lain keberadaan PKL buah durian juga bisa membantu menambah APBD dengan patuh mereka membayar retribusi salar dan kebersihan.

Muktaridi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *