Polres Dharmasraya Amankan 2 pelaku Curanmor dan 11 Motor Hasil kejahatan

oleh

MITRAPOL, Dharmasraya – Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Julianto memeriksa barang bukti ( BB ) Curanmor saat menggelar jumpa pers dihalaman Mapolres Dharmasraya.

Dua orang spesialis pencuri sepeda motor (Curanmor) lintas Propinsi, dibekuk Satuan Resort Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya. Penangkapan dilakukan disalah satu kamar hotel di wilayah Kuantan Singingi, Riau, hari Senin minggu lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Julianto didampingi Kasat Reskrim AKP Ardhya Zulhasbih Nasution saat jumpa pers di Mapolres setempat, Senin (15/10/18).

Menurut AKBP Roedy Julianto, kedua pelaku Curanmor berinisial RA (21) dan A (22) adalah Warga Jorong Ranah, Nagari Abaisiat, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya. Keduanya merupakan resedivis yang kembali diamankan oleh pihak Satreskrim Polres Dharmasraya.
Saat penangkapan dan pengembangan kasus, penyidik juga mengamankan 11 unit kendaraan roda dua dengan berbagai merek dan jenis, sebagai barang bukti (BB).

Roedy menerangkan, proses penangkapan dan pengintaian dilakukan memakan waktu satu pekan. Stelah diketahui secara positif keberadaan pelaku, maka Sat Reskrim dipimpin langsung oleh Kasat melakukan penggerebekan, sehingga keduanya dapat diamankan.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Ardhy Zulhasbih Nasution, menyampaikan, dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku, karena melakukan perbuatan kejahatan di Wilayah Hukum Polres Dharmasraya. Dari hasil pemeriksaan kedua tersangka mengaku, melakukan kejahatan saat masyarakat melakukan Sholat berjemaah di Masjid. Selain itu juga dilakukan di swalayan, serta didepan rumah, saat pemilik kendaraan sedang lengah.

Bersama 11 unit kendaraan roda dua, pihak Kepolisian juga mengamankan 1 buah kunci T, dan 3 Kunci Motor Palsu untuk digunakan oleh pelaku dalam melakukan aksinya. Untuk mempertanggungjawabkan prilakunya kedua tersangka telah diamankan di balik jeruji besi Mapolres Dharmasraya. Sedangkan mereka dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara.

Roedy Julianto juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat Dharmasraya agar selalu berhati-hati dalam meninggalkan kendaraannya saat melakukan aktivitas, untuk menjaga keamanan, kapan perlu pasang kunci ganda agar mempersempit ruang gerak pelaku dalam melakukan aksi kejahatan bersama para komplotanya.

efrizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *