Kawasan Petak Kodok, Lurah Angke: Akan Kami Jadikan Kampung Seni dan Budaya Jakarta

MITRAPOL, Jakarta – Kawasan Petak Kodok yang berlokasi di wilayah RT. 6/10 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, sebelumnya merupakan kawasan lembah hitam. Pada tahun 1995 ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang kemudian dijadikan sebuah taman.

Lurah Angke, Dirhamsyah

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, keberadaan taman tersebut berbeda dari fungsinya, taman yang luasnya sekitar 1300 meter persegi itu telah berdiri pemukiman kumuh. Untuk itu, Lurah Angke, M. Dirhamsyah, pada bulan Juni 2018 telah melakukan penertiban, dan merencanakan pembangunan di kawasan tersebut untuk kepentingan masyarakat.

“Untuk kawasan Petak Kodok, rencananya akan kami inovasi dengan pembangunan, yakni sebagai Kampung Seni dan Budaya Jakarta nantinya,” ujar Dirham, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, kantor Kelurahan Angke, Jl. Angke Indah, Angke, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (18/10).

Dirham menjelaskan, rencana dibuatnya Kampung Seni dan Budaya Jakarta di kawasan Petak Kodok agar dapat mengajak masyarakat untuk merubah pola pikir dalam menyikapi para Pahlawan Betawi yang telah tiada. Selain itu nantinya akan diperkenalkan juga tentang kebudayaan Betawi, seperti pakaian adat, kuliner, senjata tradisional dan yang lainnya.

“Kami akan mempertemukan para keturunan Pahlawan Betawi dengan kerabat-kerabatnya, agar nantinya jangan mati obor (hilang garis keturunan),” jelasnya.

Ia berharap, dengan dibuatnya Kampung Seni dan Budaya Jakarta, dapat menjadikan pelestarian budaya tradisional di jaman modern untuk dapat terus mengikuti perkembangan jaman. Selain itu juga sebagai pemberdayaan asset Pemerintah, pemberdayaan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Win -win solution prinsip kami, Maju Kotanya Bahagia Warganya,” ujarnya menutup pembicaraan.

Madalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.