Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 Masih dalam Pencarian

oleh

MITRAPOL, Jakarta -Pesawat JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) menelan ratusan jiwa.

Penyebab jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang masih misterius. Sinyal dari Emergency Local Transmitter (ELT) pesawat tersebut tak terdeteksi.

ELT merupakan bagian standar dari peralatan darurat pada pesawat. ELT dipasang di dalam kokpit atau bagian ekor pesawat. Alat tersebut memancarkan sinyal radio agar lokasi pesawat bisa diketahui sistem deteksi yang ada.

Yang pasti, saat jatuh, beacon Emergency Local Transmitter (ELT) pada pesawat tersebut tidak terpancar atau memancarkan sinyal destress. Sehingga, jatuhnya pesawat tersebut tidak terpantau oleh Medium Earth Orbital Local User Terminal (MEO LUT) yang ada di Kantor Pusat Basarnas,” kata Kabasarnas Masdya M Syaugi dalam pernyataan tertulis kepada wartawan, hari ini ucapnya

Pesawat ini lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB. Sekitar 13 menit kemudian, pesawat itu hilang kontak. Untuk ukuran 13 menit penerbangan, seharusnya pesawat sudah terbang pada ketinggian sekitar 15 ribu hingga 20 ribu kaki.

Syaugi menjelaskan lokasi jatuhnya pesawat berada di sekitar koordinat 05.46.15 S – 107.07.16 E atau berjarak 34 NM dari Kantor SAR Jakarta, atau 25 NM dari Tanjung Priok, atau 11 NM dari Tanjung Karawang

Memang sebelum hilang kontak, Lion Air JT 610 sempat meminta return to base alias balik lagi ke bandara semula, dalam hal ini Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. AirNav belum mengetahui persis, apa gerangan yang melatarbelakangi permintaan return to base itu.

“Belum tahu. Dia cuma meminta return to base. Kita lihat, oke, kita berikan prioritas untuk return to base. Tapi belum sempat, dia sudah lost contact,” kata Yohanes

Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI M. Syaugi kepada pers membenarkan kabar bila pesawat Lion Air JT-610 jatuh.” Puing-puing sudah ditemukan dan semua sudah tercatat titik koordinatnya,” katanya, tanpa menyebut apakah musibah jatuhnya Lion Air JT-610 adanya korban jiwa. Masih dalam pencarian berapa jumlah pastinya tutupnya

semy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *