Proyek Renovasi SD Inpres Jipang Diduga Syarat Korupsi

oleh

MITRAPOL, Gowa (Sulsel) – Pekerjaan renovasi SD Inpres Jipang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa yang baru saja selesai di kerjakan terkesan asal jadi, hal ini menuai banyak sorotan dari masyarakat sekitar terutama para orangtua siswa. Ketua LSM MAPANKAN Kabupaten Gowa Fajar Fajhri menemukan indikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tidak sesuai standar.

Fajar Fajhri mengatakan, “kuat dugaan pekerjaan proyek tersebut dikerjakan asal jadi, contohnya pemasangan jendela bagian belakang, meskipun kayunya patah tetap dipaksakan dipasang, sepertinya dalam hal ini mengandalkan pengecatan untuk mengelabui keindahannya dan terlihat bagus,” jelasnya. Jumat (02/11/2018).\

Penggunaan kayu pada daun jendela kusen kelas dibagian belakang diduga menggunakan kayu bekas dan pengadaan Air Conditioner (AC) juga diduga mempergunakan barang bekas pakai.

Dilokasi pekerjaan tidak ditemukan adanya papan proyek, padahal sudah diatur pada UU nomor 14 tentang Keterbukaan Informasi Publik tahun 2008 dan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

Pekerjaan proyek seperti dikerjakan oleh pihak ketiga, ” terkesan seperti ada kontraktor titipan yang mengerjakan proyek ini dan bekerja sama dengan pihak sekolah. Anggarannyapun masuk ke pihak sekolah tetapi bukan pihak sekolah yang mengelola, bagaimana ini bisa terjadi” bebernya menjelaskan.

Kepala Sekolah, Hj. Darma wati,Spd, selalu tidak berada di sekolah, kami sangat kesulitan untuk bertemu dengan yang bersangkutan untuk mempertanyakan perihal papan bicara dan item pekerjaan yang kami anggap bermasalah dan tidak sesuai dengan standar Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Kita harus bisa meminimalisir penyimpangan agar pemanfaatan anggaran bisa maksimal, dan kami berjanji sebagai ketua LSM MAPANKAN Gowa akan menghapus budaya kongkalikong dan perilaku buruk penyedia jasa di kab Gowa ini,” tutupnya.

 

 

Mir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *