Benarkah Populasi LGBT Mencapai 19.000: Orang di Sumatera Barat ?

oleh

MITRAPOL, Dharmasraya – Pemko Payakumbuh dan masyarakatnya telah mendeklarasikan diri tolak Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender (LGBT), judi, miras, pekat, seks bebas dan narkoba sebagai tekad memerangi seluruh bentuk penyakit masyarakat disetiap jengkal Kota di kabupaten Payakumbuh.

Bentuk Gerakan ini sudah sepatutnya juga diikuti oleh daerah lainnya di Sumatera barat. Karena dalam hal legalitas yang belum adanya mereka. Atau belum ada payung hukum yang melindungi , maka gerakan moral ini tentu akan sangat bermakna dan berarti dalam kelansungan generasi .

Hal ini di sampaikan oleh Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai disela-sela acara pembukaan Hari Pangan Sedunia tingkat Provinsi Sumatera Barat di lapangan Nagari Sungai Duo Dhamasraya, Selasa (6/11).

“Wagub Nasrul Abit lebih lanjut menyampaikan, saat ini berdasarkan data hasil tim konselor penelitian perkembangan penyakit HIV, angka prilaku seks menyimpang LGBT ini di Sumbar ada 19.000 orang. Angka ini cukup memprihatinkan dengan nilai-nilai budaya Sumatera Barat yang berfilosofikan Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah.

“LGBT dan seks bebas adalah sebuah penyebab utama, berkembang penyakit HIV / AIDS yang sangat membunuh . Belum ada obat yang dapat menangkar dan menyembuhkan penyakit Aids dan HIV, jika sudah terkena hanya pasien menunggu ajal,” ujar Nasrul Abit.

Gerakan dari Daerah Kabupaten/Kota dan masyarakat lainnya di Sumatera Barat, seperti di Payakumbuh, masih ditunggu, “Kepada ninik mamak, Alim Ulama, Cerdik Pandai dan tokoh-tokoh masyarakat agar satukan tekad untuk Sumatera Barat yang lebih baik,” seru Wagub Sumbar itu.

LGBT, sek bebas, narkorba, judi adalah perbuatan yang sangat merugi dan amat dibenci Allah subhanahu wata’alla. Dan LGBT itu dilarang karena merusak umat manusia.

“Pertama tidak ada lagi keturunan umat manusia, kedua lahir generasi yang tidak bertanggung jawab tak berkepribadian, ketiga timbulnya penyakit Aids/HIV dan keempat akan menimbulkan azab Allah amat dahsyat yang tak diduga-duga datangnya,” kata Nasrul Abit Dt. Malingang Panai.

 

Efrizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *