Wartawan dan LSM Se-Kabupaten Karo Desak Pemkab Segera Nonaktifkan Kadis Tarukim

oleh

MITRAPOL,Karo – Ratusan wartawan dari berbagai media cetak dan media online serta LSM yang ada di Kabupaten Karo menggelar demo mendesak Pemerintahan Kabupaten Karo khususnya Bupati Karo untuk segera menonaktifkan Kepala Dinas Tarukim Kabupaten Karo, karena telah dinyatakan sebagai tersangka oleh Kejari Karo dalam kasus korupsi pembangunan Tugu Mejuah Juah Tahun anggaran 2016 di Berastagi kabupaten Karo. Kamis (8/11/2018)

Alasan para awak media beserta LSM agar segera menonaktifkan tersangka, adalah untuk menghindari kemungkinan tersangka menghilangkan barang bukti dan segala bukti-bukti yang akan digunakan petugas hukum, dan untuk lebih mengamankan anggaran pemerintan yang akan digulirkan ke Dinas Tarukim, sehingga anggaran-anggaran pemerintah dapat dipergunakan dengan sebaik baiknya.

Para wartawan dan LSM diterima oleh wakil Bupati Karo Cary Sebayang, Kepala Insfektorat Kabupaten Karo Filemon Brahmana, juga para pejabat pejabat Teras Kantor Bupati Karo lainnya.

Wakil Bupati Karo Cory Sebayang mengatakan, bahwa semua harus ada aturannya, karena peraturan ASN harus dilaksanakan dengan sebenar-benarnya, dan segala sesuatunya harus berjalan dengan peraturan ASN.
Para pendemo tidak puas dengan jawaban wakil Bupati Karo, sehingga para pendemo membeberkan tindakan-tindakan yang telah di lakukan oleh Kepala Dinas Tarukim Kab.Karo ( Candra Tarigan) yang jelas-jelas sudah melakukan KKN, sehingga wajib dinonaktifkan sebagai Kepala Dinas, sesuai dengan anjuran Presiden.

Perdebatan panjang lebarpun terjadi dalam aksi ini, terjadi saling bantah dalam pemahaman undang-undang ASN serta Peraturan Pemerintah dalam kaitannya dengan kasus korupsi dan pelanggaran sebagai pengguna anggaran, sehingga para pendemo mendesak Bupati menggunakan Hak Preogratifnya untuk menonaktifkan tersangka dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Tarukim.

Wakil Bupati Karo Cory Sebayang mengemukakan bahwa, Kepala Dinas Tarukim Kab. Karo Candra Tarigan masih belum dinonaktifkan karena pertimbangan perasaan dan rumitnya pergantian kepada pejabat baru dari anggaran-anggaran yang sudah di tandatangani oleh tersangka. Ada ketidak pahaman dari jawaban Wakil Bupati Karo yang mengetengahkan perasaan dalam tindakkan Korupsi oleh tersangka.

Menurut salah satu pendemo LG, mengatakan bahwa para wartawan dan LSM juga telah diancam oleh Kepala Dinas Tarukim Candra Tarigan untuk di bunuh, dari segi ancaman yang tidak manusiawi ini sangat diluar batas kedinasan, juga nampak begitu aroganya beberapa staff di Dinas Tarukim menyikapi para wartawan dan LSM yang mengkritisi status Kepala Dinas Tarukim ini .

Aksi demo ini berlangsung hampir 5 jam dengan aksi yang panas dengan banyaknya tanya jawab dalam mempertahankan pendapat masing masing antara pendemo dan Pemkab Karo.

Akhirnya tercapai kesepakatan bersama antara para pendemo dan Pemkab Karo, dalam hal ini di sampaikan oleh wakil Bupati Karo yang mengatakan bahwa dalam 5 hari kerja kedepan, tepatnya pada hari kamis 15 Nov 2018 nanti, akan diadakan jumpa pers tentang status yang akan ditetapkan oleh Pemkab Karo, para pendemo akan di undang ke Kantor Bupati guna mengetahuinya,

 

Rivaldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *