Unit Reskrim Polsekta Nabire Lakukan Tahap II Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur

oleh

MITRAPOL, Nabire Papua – Unit Reskrim Polsek Nabire Kota melakukan Tahap II atau yang biasa disebut Penyerahan tersangka dan barang bukti, kasus “Persetubuhan dengan anak dibawah umur”, Kamis (08/11/18).

Tahap II yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsekta Nabire itu, dengan tersangka E (21) dan korban GDK (14).

“Kejadian terjadi didalam kamar tidur tersangka, bertempat di Kimi bawah, Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire,” kata Kapolsekta Nabire Kompol Amon.

Berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP /119-K / VII / 2018 / Sek Nbr Kota dan dengan surat dari Kepala Kejaksaan Negeri Nomor : B-1408/T.1.17/Euh.2/10/2018, tanggal 29 Oktober 2018, melanggar pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pengganti undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang jo pasal 76 D undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman diatas 10 (sepuluh) tahun.

Kapolsekta menambahkan.”Kejadiannya sekitar bulan juni 2018 korban (GDK) yang masih duduk dibangku SMP kelas VII mengaku hamil akibat disetubuhi oleh tersangka (E),” tambah Kapolsekta.

Barang bukti yang diserahkan dalam tahap II , berupa 1 lembar celana jeans wanita 3/4 warna biru ukuran 30 merk “UP DATE”, 1 lembar kutipan akte kelahiran asli Nomor : 474/170/2004 tersangka yang ditandatangani Kepala Kantor kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Nabire.

Giat Tahap 2 tersebut dimpimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Nabire Kota Ipda Abdoel Rachman dan Panit Reskrim 1 Bripka Amri Rudianto serta di kawal oleh penjagaan polsek Nabire yang di pimpin Aiptu Rusdin. dan di terima JPU Willy Ater,SH dan staf Pidum Kejaksaan Negeri, Fani SH.

 

AdM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *