Bangsal Tahu Majapahit Diduga Berformalin

  • Whatsapp

MITRAPOL, Sumsel – Pemilik bangsal tahu yang berada dikawasan jalan Majapahit Dalam, Kecamatan Jakabaring, Jumadil (35) dan Maya Purnama Sari (32) berdasarkan laporan masyarakat diduga telah memproduksi tahu dengan menambahkan zat pengawet mayat alias formalin.

Ketika dikonfirmasi, Maya pemilik bangsal tahu mengatakan, bahwa bangsal miliknya pernah didatangi pihak Balai Pengawas obat makan dan minuman Sumatera Selatan dan Polda Sumatera Selatan.

Dalam pemeriksaan oleh kedua lembaga tersebut memang pernah ditemukan bahan yang diduga formalin, namun sejak ditemukan barang bukti formalin kami tidak menggunakan lagi, ujar Maya.

Sementara pemilik bangsal tahu Jumadil mengaku bahwa usaha pembuatan tahu ini baru delapan bulan selama ini dia bekerja sama, usaha membuat tahu hanya melayani pesanan saja.

Mengenai produk tahunya yang diduga mengandung Formalin, Jamadil langsung membatahnya,”kalau sedikit begini tidak mungkin memakai formalin,” terangnya.

Untuk membuktikan barangnya tidak menggunakan formalin, dia memberikan potongan tahu untuk dicek ke Laboratorium.

“Silahkan buktikan, beberapa waktu yang lalu telah dilakukan penggeledahan oleh Pihak Polda Sumsel langsung melakukan pengecekan ditempat dan hasilnya tidak ditemukan,” ungkapnya.

Adanya laporan masyarakat mengenai dugaan menggunakan Formalin sudah terbantahkan dengan telah dilakukannya pengecekan oleh pihak lembaga terkait. Tambah Jumadi.

Ilyas salah seorang warga Lorong Demak Kertapati mengatakan supaya usaha tahu ini ditutup.” Kami khawatir kalau tahu bercampur formalin ini akan merusak kesehatan masyarakat,” ujarnya

 

Tim

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *