Kabag Watpers Dampingi Karo SDM Polda Lampung Adakan Pembinaan Rohani dan Mental

oleh

MITRAPOL, Bandar Lampung – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT khususnya bagi personel yang beragama Islam, Kabag Watpers AKBP Tri Suhartanto SIK mendampingi Karo SDM Polda Lampung Kombes Pol Novian Pranata melaksanakan pembinaan rohani dan mental berupa kultum, di Masjid Al Ikhlas Polda Lampung. Senin (12/11/2018)

Pembinaan rohani dilaksanakan guna menjalin silaturahmi antar sesama anggota personil Polda Lampung yang beragama muslim dan diharapkan dapat membentuk sikap personil Polri sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat serta dapat menjalankan tugas dengan ikhlas.

Seperti yang dilaksanakan hari ini, disampaikan oleh Bripka Sofyan Mu’arif SIP dari Kesatuan SPN Kemiling dalam Kultum Dzuhur, dengan tema ” Keutamaan Memurahkan Masjid ”

Keterkaitan antara ketaatan Beragama dengan situasi keamanan dalam Al-Qur’an surat Al’araf ayat 96 di jelaskan, “Apabila penduduk suatu negeri Beriman, Bertakwa kepada Allah, maka sungguh akan aku bukakan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi keberkahan, kebahagiaan, kesejahtraan, kebaikan, termasuk Keamanan, ” papar Sofyan Mu’arif.

Barometer iman dan taqwa di suatu daerah / tempat dapat di ukur dari makmur tidaknya masjid. Jika masjid makmur maka dapat di pastikan keadaan agama, iman dan taqwa penduduknya, Insya Alkah dalam keadaan baik. Tapi jika masjid Sepi maka dapat di pastikan pula keadaan agama, iman dan taqwa penduduk tersebut dalam keadaan kurang baik, ” Sofyan menegaskan.

Sebagaimana firman Allah surat At’taubah ayat 17 berbunyi, ” Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman, iman kepada Allah dan hari akhir ”

Sehingga salah satu ciri iman adalah dengan Memakmurkan Masjid. Polisi sebagai pelopor tertib sosial di ruang publik, seyogyanya menjadi tauladan dalam meramaikan masjid, ” kutip Mu’arif mengingatkan.

Polisi dalam setiap kesempatan, terutama yang muslim untuk mengkampanyekan kemakmuran masjid. Yang pada muaranya masjid-masjid menjadi makmur/ramai dengan jamaah. Sehingga lingkungannya menjadi aman, tenteram dan damai penuh dengan keberkahan.

Memakmurkan masjid disuatu daerah berbanding lurus dengan keadaan atau situasi keamanannya,” ujarnya sebagai penutup.

 

Wawan Satria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *