AAI Organisasi Advokat Profesional Gelar Munaslub 2018

M. Ismak, SH, MH., Ketua Umum DPP AAI

MITRAPOL.com,Jakarta – Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) gelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) tahun 2018, Munaslub diselenggarakan pada hari Jumat – Minggu, (16 – 18/11/2018) di The Media Hotel dan Tower Jakarta Pusat dihadiri seluruh Anggota AAI.

Munaslub kali ini dengan tema “Independensi Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Sebagai Organisasi Advokat Yang Profesional” akan membahas agenda Perubahan dan Sinkronisasi Anggaran Dasar AAI.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokat Indonesia (DPP AAI) M. Ismak. SH., MH saat diwawancarai di Kantor DPP AA kawasan Kuningan Jakarta mengatakan, Munaslub tahun 2018 bertujuan agar AA dapat merespon perkembangan jaman yang terjadi begitu cepat atau berkenaan dengan organisasi Advokat.

“Dengan musyawarah luar biasa Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) tahun 2018 ini bisa menghasilkan ketertiban dalam berorganisasi, sehingga dapat menjadi acuan dalam berorganisasi tidak multi tafsir”. Ujarnya

“AAI menarik diri dari hiruk pikuk mereka, tidak ikut campur dengan kekisruhan mereka, yang hanya menguntungkan elit-elit itu,” kata Ismak mengacu perpecahan Peradi menjadi tiga kubu sejak tahun 2015 lalu.

Ismak menjelaskan bahwa perpecahan Peradi telah membuat anggota AAI tersebar di tiga kubu Peradi. Ketiganya mengaku sebagai kepengurusan yang sah. Hal ini membuat kejelasan pengelolaan profesi advokat oleh Peradi tidak berjalan sesuai harapan saat Peradi didirikan. Oleh karena itu, AAI akan mantap mengambil sikap menjadi organisasi advokat independen

Ismak juga menilai harapan wadah tunggal organisasi advokat tak lagi bisa dipertahankan dengan kenyataan yang ada. Surat Ketua Mahkamah Agung No. 73/KMA/Hk.01/IX/2015 tanggal 25 September 2015 Tentang Penyumpahan Advokat membuat semua organisasi advokat berhak mengajukan pengambilan sumpah untuk mengangkat advokat.

Oleh karena itu, AAI akan mengambil sikap untuk melakukan seleksi hingga pengangkatan advokat secara mandiri tanpa melalui Peradi. Ismak menjelaskan mulai tahun 2018 ini AAI telah menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Ujian Profesi Advokat, dan Pengangkatan Advokat secara mandiri.

Diharapkan anggota AAI dapat memberikan sumbang saran yang berbobot untuk kemajuan Asosiasi ini. Di atas semua itu yang terpenting diharapkan AAI tetap solid dan bersatu, sampai kapanpun juga, karena telah terbukti AAI merupakan organisasi Advokat terbesar yang masih menyatu hingga saat ini. ”Salam darah biru” Pungkas Ismak.

 

Zandre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.