Yulison Amprani SH.,MH. : Tegakan Hukum Walau Langit Akan Runtuh

by -110 views

MITRAPOL.com, Prabumulih – Banyak ketimpangan hukum yang terjadi di Indonesia, khususnya wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan. hal ini ditenggarai karena kurangnya kepedulian masyarakat itu sendiri terhadap hukum yang berlaku.

Pengacara kawakan Prabumulih Yulison Amprani, SH.,MH mengatakan, salah satu contoh ketimpangan hukum adalah dalam penanganan kasus narkoba, sering kali seorang pemakai narkoba yang ditangkap tidak dikenakan pasal pemakai, yakni pasal 127 Undang-undang Narkotika dan Psikotropika tapi dikenakan pasal yang lain yang lebih berat.

Contoh yang lain, dalam kasus tindak pidana dugaan korupsi misalnya, terkait penggunaan anggaran Dana Desa (DD), dikarenakan takut terkena dampak hukum, para kepala desa sering terlalu hati-hati dalam menggunakan dana ini, sehingga hasilnyapun tidak maksimal, lanjut pengacara yang biasa di panggil Ichon menuturkan.

Ditambahkannya, ada beberapa Kepala Desa yang menghubunginya mengatakan rasa ketakutan untuk merealisasikan anggaran Dana Desa tersebut, karena takut salah mengimplementasikan dalam pelaksanaannya.

Padahal dalam Dana Desa sudah ada Petunjuk Tekhnis (Juknis) atau Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dari Pemerintah Pusat. Ketakutan para kepala desa ini karena sedikit aja ada kesalahan adminitrasi dalam menggunakan anggaran bisa terjerat hukum.

“Secara implisit belum ada Standar Oprasioanal /SOP,” ungkap bung Ichon lagi, ketika di jumpai awak media dikediamannya Jalan Flores/ Dwikora 2 Prabumulih Timur Kota Prabumulih Sumsel (17/11).

Saat dimintai tanggapan kalau ada kepala desa yang ingin konsultasi terkait dana desa secara hukum, Bung Ichon mengatakan “kantor pengacara/advokat Yulison Amperawan, SH.,MH siap membantu” jelas ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kab.Muara enim itu.

Yulison Amprani menambahkan, sebagai Kuasa Hukum /Pengacara Pemkot Prabumulih, saya juga mengajak semua pihak terkait untuk dapat menegakkan hukum yang obyektif, dan seadil-adilnya, Karena kita tahu bahwa Indonesia adalah Negara Hukum dan tidak ada yang kebal hukum, dan mari kita bersama-sama menegakannya.

“Biar langit runtuh, Hukum harus ditegakkan, karena hukum adalah Panglima tertinggi, dan merupakan landasan Negara kita ,” imbuh Yulison Amprani SH.,MH.

 

 

Salahudin AK

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *