Capek….Carut Marut Aturan RSCM Jakarta.

oleh -78 views
Pasien harus antri menunggu loket dibuka dengan panjang antrian sekitar 30 meter, berdesak-desakan mengambil no antrian. Foto : Muktaridi tgl 19/11/18.

MITRAPOL.com, Jakarta – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta adalah salah satu rumah sakit terbaik dan terlengkap di Indonesia. Dengan segala macam fasilitas terbaik yang dimilikinya.Tetapi dibalik itu masih ada aturan prosedur yang berubah ubah, tidak teratur sehingga pasien bingung. Senin (19/11/18).

Peraturan pasien lama/rujukan dari daerah yang hendak berobat harus melaksanakan tahapan sebagaiberikut :

A. No antrian Admisi
– Pasien harus menunggu berjam-jam, mulai jam 4 dini hari untuk ambil no antrian yang dikeluarkan satpam.
– Disinilah permainan bisa terjadi, pasien yang punya koneksi datang siang hari tapi bisa dapat no antrian kecil dan dilayani segera

B. Admisi menuju Poli (Online /Manual)
– Loket ini terbagi 2 pendaftaran pasien secara online maupun manual
– Pasien harus menunggu kembali, loket buka jam 7.00 WIB

C. Pendaftaran Poli (masing penyakit)
– Pasien yang sudah mendapatkan no admisi harus menunggu kembali, ambil lagi no antrian poli untuk bertemu dokter dan dilakukan pemeriksaan, selanjutnya diberi resep pengambilan obat di Apotik

D. Apotik (pengambilan obat)
– Pasien harus menunggu kembali, antri di Apotik. Semua berkumpul di Apotik dari seluruh poli untuk pengambilan obat.

Dari aturan diatas, terlihat terlalu banyak sekali prosedur yang harus dijalankan, sehingga pasien capek, apa lagi bagi pasien lansia dengan segala keterbatasannya.

Pasien harus antri dengan segala cara menggunakan benda/tanda untuk mendapatkan no.antrian dimasing masing poli.Foto : Muktaridi tgl 19/11/18.

Pertanyaannya adalah apakah RSCM tidak mampu membuat sistem yang canggih atau mencontoh sistem yang canggih seperti di Rumah Sakit yang lainnya yang ada di Indonesia.

Menurut penuturan salah satu pasien yang pernah berobat di RSPAD mengatakan,”kalau di RS Gatot Subroto enggak ribet kayak disini pak, cukup satu kali cap saja”,ungkapnya.

Masyarakat Indonesia melalui Kementerian Kesehatan RI berharap, hendaknya RSCM Jakarta bisa menjadi lebih baik, mulai dari sistem, SDM, dan pelayanan serta mampu jauh lebih baik dari seluruh Rumah Sakit yang ada di Indonesia.

 

 

Muktaridi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *