Berita Duka Kembali Menimpa Jurnalis

MITRAPOL.com, Jakarta – Ditemukannya sesosok mayat dalam drum oleh seorang pemulung di Kabupaten Bogor. Minggu (18/11) pagi. Membuat heboh.

Berdasarkan hasil penyelidikan didapati Identitas korban, nama Abdullah Fitri Setiawan,biasa disapa Dufi alamat Tangerang, korban yang diduga dibunuh ternyata adalah seorang jurnalis.

Dufi diketahui pernah bekerja di sejumlah media nasional. Seperti jurnalis di Koran Rakyat Merdeka, Indopos, iNewsTV dan terakhir di TV Muhammadiyah.

Menanggapi temuan bahwa korban yang di duga dibunuh berprofesi seorang Jurnalis, Satgas Anti Kekerasan Terhadap Juralis Dewan Pers Kamsul Hasan menyatakan :

1. Polisi perlu segera mengungkap kasus ini karena ramai pemberitaan wartawan dibunuh dan ini akan masuk indeks kemerdekaan pers di Indonesia.

2. Kami sendiri Satgas Anti Kekerasan Terhadap Wartawan Dewan Pers sedang menyelidiki apakah kasus ini terkait kerja jurnalistik atau pembunuhan lainnya.

3. Untuk itu, kita sedang mempelajari karya jurnalistik terakhir, apakah ada yang berpotensi menyebabkan pembunuhan

4. Pernah ditemukan sejumlah kasus yang menyebabkan kematian terhadap wartawan tetapi bukan kasus kekerasan terhadap wartawan. Wartawan itu dibunuh karena korban perampokan dan bukan karena pemberitaan.

5. Polisi pasti paham bagaimana melakukan penyelidikan drum berisi mayat Dufi itu bisa sampai di TPA Bantar Gebang. Apakah sampai ke tempat itu menggunakan truk sampah resmi atau kendaraan lain. Kalau truk sampah resmi bisa dicek, sampah asal dari mana yang diangkutnya.

6. Setelah pengungkapan ini kita akan pelajari lagi apakah pembunuhan berkait dengan kerja jurnalistik atau tidak karena dampak sangat berbeda pada indeks kemerdekaan pers di Indonesia.

7. Terlepas dari kasus ini terkait profesi wartawan atau tidak kami meminta polisi segera mengungkap.

Terima kasih

 

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.