Almarhumah Tusiman Bercerita, AJO Kritik Pemda Lamteng

Ketua Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Lamteng Edi Saputra

MITRAPOL.com, Lampung Tengah – Cerita almarhumah Tusiman wartawan Media Nusantara News.Com (MN Grup) tentang perselisihan dengan oknum Camat yang dialaminya menuai kritik.

Ketua Aliansi Jurnalistik Online ( AJO) kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) Edi Saputra sangat menyayangkan sikap dan perlakuan Camat Sendang Agung Pursulistiono terhadap almarhum Tusiman.

“Sebagai seorang pejabat publik seharusnya dia bisa mengayomi bukan malah melakukan intimidasi dan mengajak berantem terhadap jurnalis”, kata Edi Saputra,Kamis (21/11/2018).

“Upaya menghalang -halangi dan mengintimidasi seorang jurnalis, bisa dikenakan sanksi pidana karena membuat seorang jurnalis tidak bisa menjalankan tugasnya dengan profesional”, tambahnya.

Aturan terkait dengan upaya penghalangan kerja jurnalis sudah tertuang dalam Undang-undang 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hal itu sebagaimana diatur dalam pasal 18 ayat 1 yang berbunyi; setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja dan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp. 500 juta.

Lebih lanjut dia berharap kepada Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosuemarto agar dapat memanggil Camat Sendang Agung untuk memberikan penjelasan terkait intimidasi yang dilakukannya terhadap jurnalis media nusantara.

“Jika benar terbukti maka segera diganti, sebab, sebagai pejabat publik tidak bisa arogan. Bagaimana bisa mengayomi masyarakat kalau pejabatnya sendiri arogan”, pungkas Edi.

 

 

Dhailami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.