3 WNA Dan 2 WNI Diciduk Reskrimum Sumsel

oleh -98 views

MITRAPOL.com, Sumsel – Jajaran Polda Sumatera Selatan menggelar konferensi pers terkait penangkapan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok China dan warga negara Indonesia keturunan Tiongkok yang melakukan penipuan dengan cara hipnotis.

Konferensi pers digelar di halaman Mapolda Sumatera Selatan, Jumat (23/11) dengan menghadirkan kelima tersangka.

Loading...

Penangkapan para pelaku berdasarkan laporan Polisi nomor : LPB/820/XI/2018/SPKT Polda Sumsel, tanggal 18 Oktober 2018 korban bernama Yuli Frany alias Tan Sui Cin tinggal di jalan Brigjen Hasan Kasim Kalidoni telah ditipu dan dihipnotis oleh para tersangka dengan kerugian yang diderita Korban hingga 400 juta.

Ke Lima tersangka terdiri dari HS (41), ZSL alias A Fu (24), dan AT (27) ketiganya diketahui berkewarganegaraan China. Dua tersangka lainnya, TDF alias Asin (55) Warga negara Indonesia (WNI) berprofesi sebagai ibu rumah tangga tinggal di Bekasi Barat dan tersangka NLS alias Angela alias Ana (48) WNI tinggal di Jakarta Utara.

Awalnya, tersangka AT berpura-pura menanyakan tanaman obat daun Gajah untuk menyembuhkan segala macam penyakit kepada korban, dan tersangka NLS berpura-pura mengetahui keberadaan tanaman tersebut, selanjutanya AT meminta kepada korban untuk menemani membeli tanaman obat tersebut bersama tersangka NLS.

Korban pun ikut, kemudian para tersangka menemui tersangka TDF yang seolah-olah memiliki dan menjual tanaman obat daun gajah.

Sebelumnya, korban ditakut-takuti bahwa akan mendapat musibah besar dan korban percaya. Lalu korban diajak sembahyang.

Tersangka TDF membaca mantera dan meminta korban menyiapkan uang dan barang berharga untuk menghindari bahaya musibah rumahnya, korban pun percaya.

Tersangka HS mengantar korban ke rumahnya untuk mengambil uang dan barang berharga milik korban. Setelahnya, tersangka mengantar kembali korban menemui tersangka TDF.

Tersangka TDF menukar uang dan barang berharga milik korban dengan kantong kain warna orange yang berisi 2 botol berisi air, garam, tisu, dan koran bekas.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 6 buah HP berbagai merk, 2 buah mobil, garam, botol berisi air, tas kain warna orange, kantong kresek warna hitam, koran bekas, dan 1 bungkus tisu.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat konferensi pers mengungkapkan kasus tersebut merupakan pidana penipuan dengan modus hipnotis.

“3 orang tersangka adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok, dan 2 orang tersangka lainnya adalah Warga Negara Indonesia (WNI)”, ungkap Kapolda.

Para tersangka juga dijerat pidana kasus pemalsuan dokumen identitas.

Kapolda menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan.

Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani menambahkan, bahwa para tersangka melarikan diri ke kota Medan. Setelah beberapa hari, para tersangka kembali ke Sumsel dan melintas ke Lampung untuk melarikan diri ke Jakarta. Tim unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel melakukan pengejaran hingga ke Lampung.

“Kami berkoordinasi dengan Polda Lampung. Para tersangka ditangkap di Lampung”, ujar Kombes Pol Yustan.

Pasal yang dikenakan para tersangka, Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP, Pasal 263 KUHP JO Pasal 55 dan 56 KUHP.

 

 

Adri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *