Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online, Satu Tersangka Dibawah Umur

MITRAPOL.com, Sumsel – Tim Gabungan Unit III dan Unit V Subdit III Ditkrimum Polda Sumsel berhasil menangkap 3 tersangka dari 4 tersangka pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap korban sopir taksi online Sofyan yang meninggal di Musi Rawas Utara.

Berdasarkan laporan Polisi : LPB/826/X/2018/SPKT Polda Sumsel, tanggal 30 Oktober. Pelapor bernama Fitriyani yang merupakan istri korban Sofyan.

Konferensi pers yang dilakukan di Mapolda Sumatera Selatan, Jumat (23/11) menghadirkan ketiga tersangka.

Mirisnya, salah satu tersangka merupakan remaja yang masih dibawah umur, tersangka Franata Ariwibowo als Fran berumur 16 tahun. Namun sudah berkeluarga, sehari-hari bekerja sebagai petani tinggal di Musi Rawas Utara.

Tersangka lainnya, Ridwan als Rido (44) yang beralamat di Musi Rawas Utara dan Acundra als Acun (19), Ketiga tersangka ditangkap di Rompok Pantai Desa Sungai Lanang Musi Rawas Utara.

tersangka Ridwan ditangkap (11/11), dirumahnya di Rompok Pantai, Desa Sungai Lanang Musi Rawas Utara. Saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur.

Dua tersangka lainnya Franata Ariwibowo als Fran dan Acundra als Acun diserahkan oleh pihak keluarga ke Polsek Karang Dapo pada Kamis (15/11).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, awalnya keempat tersangka hendak membuang jasad korban Sofyan ke sungai di Musi Rawas, namun karena takut ketahuan warga yang sedang nongkrong, korban dibuang di perkebunan sawit, di Muara Lakitan.

Saat ditemukan petugas, kondisi korban sudah menjadi tulang belulang dan organ tubuh tidak utuh serta ditemukan secara terpisah.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat diwawancarai mengatakan pelaku pembunuhan taksi online yang masih dibawah umur akan dilakukan pembinaan.

“Diharapkan kepada orang tua, harus lebih memperhatikan anak-anak nya. Kepada siapa mereka berteman, bagaimana perilaku sehari-harinya”, ujar Kapolda Sumsel.

Pelaku melakukan aksi kejahatan dilatarbelakangi karena masalah ekonomi, narkotika, lingkungan sekitar.

Kiagus Abdul Roni ayah korban pembunuhan mengucapkan terima kasih kepada pihak yang berwajib karena telah membantu mengungkap kasus pembunuhan anaknya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak berwajib, karena telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan anak saya. Kami sekeluarga sudah ikhlas, kami berharap para pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku kalau bisa dihukum mati”, katanya.

 

 

Adri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.