Pertamina Molor Drop BBM, Kota Timika Gelap Gulita

MITRAPOL.com, Tumis – PT PLN Cabang Timika, Papua tercatat sudah dua kali melakukan pemadaman listrik total di Kabupaten Mimika, khusunya Kota Timika, hal ini tentu menjadi was-was tersendiri dari masyarakat Kabupaten Mimika, Papua.

Pemadaman terakhir terjadi pada Selasa, (27/11) kemaren hingga tengah malam, tercatat pemadaman kurang lebih 9 jam berjalan.

Manajer PT. PLN Timika, Salmon Kareth saat ditemui Mitrapol di ruang kerjanya, Rabu, (28/11). Mengatakan, penyebab pemadaman listrik total karena minimnya stok BBM solar untuk menghidupkan lebih dari 30 pembangkit diesel PLN Timika, tercatat sudah dua kali terjadi pemadaman listrik total di Timika.

Manajer PT. PLN Timika, Salmon Kareth

“Dua kali pemadaman ini terjadi hanya karena permasalahan minyak solar, ini tentu diluar kemampuan kami, kami juga bergantung pada Pertamina, mereka droping solar tepat waktu maka listrik juga lancar-lancar saja” kata Salmon.

Salmon menjelaskan, pemadaman kemaren terjadi lantaran molornya droping BBM dari pihak pertamina ke PLN karena adanya permasalahan dari kapal pengangkut BBM terhadap Standar Operasional Pelayaran (SOP) di Perairan TNI AL Mimika, sehingga terjadi keterlambatan.

“Kemaren kapal pengangkut BBM tertahan dari Angkatan Laut (AL) Karena masalah Standar Operasional Pelayaran (SOP)”, namun salmon enggan berkomentar lebih jauh karena bukan wewenangnya, sehingga Mereka (Pertamina) molor dalam hal Droping.

Salmon juga sebut sesuai permintaan PLN Timika seharusnya menerima jatah solar sebanyak 300 Kilo liter untuk dapat mengantisipasi pemadaman, sedangkan stok dari Jober Pertamina Pelabuhan Paumako memang berkurang.

Atas insiden pemadaman ini Salmon Kareth selaku Manager PLN Timika, meminta maaf kepada masyarakat terutama pelanggan listrik atas pemadaman yang sudah dua kali terjadi.

“Atas nama PLN Mimika kami memohon maaf kepada masyarakat Timika terkait pemadaman listrik yang sudah terjadi dua kali, Pemadaman listrik ini bukan karena gangguan teknis tapi semata-mata karena kehabisan stok BBM solar dan ini diluar kemampuan kami, kedepan kami akan berusaha sabaik mungkin lagi” tutup Salmon.

Hingga kini pelanggan listrik di Kota Timika dan sekitarnya tercatat sudah mencapai sekitar 50 ribu pelanggan.

 

 

Qodri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.