7,6 Kilogram Sabu dan 500 Butir Ekstasi Gagal Edar

by -95 views

MITRAPOL.com, Sumsel – Narkotika jenis sabu seberat 7,6 kilogram dan ekstasi sebanyak 500 butir disita petugas Kepolisian Sumatera Selatan.

Konferensi pers yang digelar di halaman Mapolda Sumatera Selatan menghadirkan 4 orang tersangka tindak pidana narkotika, Senin (3/12).

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara mengungkapkan bahwa jaringan pengedar narkotika yang diringkus ini melibatkan oknum napi di Lapas Serong.

“Pada tanggal 29 November dan 1 Desember, Ditnarkoba Polda Sumsel berhasil meringkus jaringan pengedar narkotika yang melibatkan oknum napi di Lapas”, ujar Kapolda.

Salah satu tersangka merupakan pecatan Polri tahun 2016, karena kasus pengeroyokan.

“Tersangka inisial F (31) merupakan Exs Polri. Dipecat karena terlibat kasus pengeroyokan”, tambahnya.

Terungkapnya kasus peredaran narkotika tersebut, bermula pada Kamis (29/11), pukul 14.00 wib, Unit 3 Subdit 1 mendapat informasi akan ada serah terima narkoba di SPBU Grandcity.

Kemudian anggota kepolisian meluncur ke lokasi dan mendapatkan tersangka F (31) dan tersangka M (41), sedang menyerahkan plastik kepada tersangka EBK (31).

Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penggeledahan. Kedua tersangka inisial F dan M, berusaha kabur sehingga diberikan tindakan tegas.

Saat diperiksa, plastik yang diserahkan tersebut berisi kotak susu yang didalamnya berisi sabu seberat 2 kilogram dan ekstasi sebanyak 500 butir.

Saat diinterogasi, tersangka F mengaku disuruh ibu mertuanya yang berinisial EK als Eni (41). Dimana barang bukti tersebut adalah milik tersangka Arman als Aji yang merupakan napi di lapas Serong.

Sabtu (1/12), diperoleh informasi bahwa tersangka Eni berada di Prabumulih. Sekitar jam 17.00 wib anggota meringkus tersangka Eni yang berada di jalan Anggrek Kota Prabumulih.

Dari keterangan tersangka Eni, mengaku masih ada sisa sabu yang disimpan dibawah tiang listrik di dekat rumahnya Desa Modong. Barang bukti disimpannya di dalam karung warna putih yang berisi 3 bungkus besar sabu seberat 3 kilogram dan 4 toples permen berisi 26 paket sedang sabu seberat 2,6 kilogram.

Pasal yang dikenakan adalah pasal 114 Ayat (2) JO Pasal 132 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) JO Pasal 132 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Penjara paling singkat selama 20 tahun dan paling lama seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati, pidana penjara seumur hidup.

 

 

Adri

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *