Bang Jinggo, Nasi Sudah Jadi Bubur

oleh
Alizar (Bang Jinggo) Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional DPRD Kota Metro Lampung. Foto : Muktaridi

MITRAPOL.com, Metro – Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Metro Lampung, Jumat (30/11/18), ada beberapa point penting yang dipertanyakan Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional kepada Pemkot Metro Lampung.

Pertanyaan dari Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional Alizar tidak ada tanggapan, Alizar menganggap semua sudah terjadi, bagaikan nasi sudah menjadi bubur.

Berikut petikan tanggapan Fraksi Kebangkitan Nasional yang disampaikan Alizar yang biasa dipanggil Bang Jinggo kepadawartawan Mitrapol di ruang kerjanya, Senin (03/12/2018).

1. Fraksi Kebangkitan Nasional menolak penggaran kembali pembangunan Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai untuk Tahun 2019, karena penganggaran pembangunan tersebut telah melalui tahun jamak (Multy Years) sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2018, pembangunannya harus dilihat sampai sejauh mana reaslisasinya.

2. Fraksi Kebangkitan Nasional mempertanyakan kejelasan penggunaan uang peminjaman pemerintah kota Metro kepada anggaran BLUD AH. Yani digunakan untuk apa pinjaman itu serta mekanisme pengembalian seperti apa agar bisa dijelaskan.

3. Fraksi Kebangkitan Nasional meminta penjelasaan mengenai anggaran penyertaan modal /invertasi pemerintah Daerah tahun anggaran 2019 sebesar 2 milyar.Karena tahun sebelumnya anggaran penyertaan modal besaran hanya 1,5 M ,berarti mengalami peningkatan yanb cukup besar sekitar 33 persen.

4.Terkait dengan dana bagi hasil dari pemerintah provinsi untuk tahun 2019 diproyeksikan anggaran masih sama dengan tahun 2018 ini yaitu sebesar 53 Milyar lebih.Apakah besaran tersebut memang ditetapkan sama setiap tahunnya.Atau apakah ada upaya dari Pemerintah Daerah Kota Metro untuk meningkatkan jumlahnya atau bagaimana.

 

 

Muktaridi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *