Kabag Watpers Dampingi Karo SDM Polda Lampung Adakan Kultum

oleh

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – KaBagwatpers Biro SDM Polda Lampung Akbp Tri Suhartanto Sik mendampingi Karo SDM Polda Lampung Kombes Pol. Novian Pranata dalam Kultum di Masjid Al-ikhlas Mapolda Lampung, dengan tema Kesempurnaan Islam seseorang itu ditandai dengan menjaga lisan. Sebab keselamatan seseorang adakalanya masuk neraka karena lisannya tidak terjaga. Rabu, (5/12/18) Yang disampaikan penceramah Aiptu Imam Zarkoni.

Allah melarang kita dari ucapan dan perbuatan yang tidak kita ketahui ilmunya, karena disetiap perbuatan serta lisan kita, maka akan dimintai pertanggung jawaban. Sebagaimana Allah berfirman dalam surah (Al-Isra’ : 36)
Yang artinya:

“‘Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui,pendengaran,pengliharan dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (AI-Isra’: 36)

Yakni, janganlah kamu katakan apa yang tidak kamu ketahui.

Dalam hadits juga disebutkan bahwa Abu Musa AI-Asy’ari pernah bertanya kepada Rasulullah:
“Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapakah di antara kaum muslim paling utama? Beliau menjawab. Yaitu orang ang kaum muslimin, yang selamat dari (gangguan lisan dan tangannya’.’ (Muttafaq Alaih)
Selain Abu Musa AI-Asy’ari, Abu Hurairah juga meriwayatkannya mendengar Nabi bersabda:
“Seorang hamba benar- benar akan mengucapkan suatu perkataan yang tidak ia pikirkan yang kemudian ia terjerumus ke dalam neraka sejauh antara jarak timur dan barat “( Muttafaq Allaih)

Makna sabda beliau “yang tidak ia pikirkan’ ialah yang tidak ia pikirkan apakah ia baik atau tidak.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Sufyan bin Abdullah meminta nasihat kepada Rasulullah, ia berkata:
“Wahai Rasulullah, berikan kepadaku suatu perkara yang harus aku jadikan pegangan” Rasulullah bersabda ” katakan ‘ aku beriman kepada allah kemudian beristiqamahlah ‘ Aku bertanya lagi ” wahai rasulullah apa yang anda takutkan terhadap diriku” lalu beliau memegang lidah nya dengan berkata ” ini” (HR. Tirmidzi)

Selain Sufyan bin Abdullah , Uqbah bin Amir juga pernah bertanya kepada Rosululloh tentang kunci keselamatan, ia berkata:
“wahai Rasulullah, Apa itu keselamatan?” Beliau menjawab “jagalah lisanmu hendaklah rumahmu membuatmu lapang dan menangislah lantaran dosa-dosamu” (HR.Tirmidzi)

Menjaga lisan dari terjerumus ke dalam hal-hal yang haram dan perkataan yang tidak bermanfaat mengandung kebaikan yang besar dan keselamatan dunia maupun akhirat. Karena itulah, Rasulullah memotivasi untuk menjaga lisan dan memberi petunjuk bahwa menjaga lisan merupakan jalan besar untuk menuju keselamatan.

Jadi kesimpulannya adalah Kesempurnaan Islam seseorang itu ditandai dgn menjaga lisan. Menjaga lisan merupakan sebab keselamatan. Keselamatan seseorang adakalanya masuk neraka karena lisannya tidak terjaga, “pungkasnya.

 

 

Wawan Satria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *