Walikota Jakbar Ajak Semua Kalangan Ramah Disabilitas

oleh
Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi dan ketua TP PKK Jakarta Barat Inad Luciawaty saat menandatangani komitmen bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta sebagai Kota Ramah Disabilitas di ruang Ali Sadikin kantor Walikota, Selasa (4/12).

MITRAPOL.com, Jakarta – Penyandang disabilitas adalah orang-orang yang mempunyai keterbatasan diri, baik physik maupun mental. Penyandang disabilitas ada dan hadir bukan karena kemauan dan bukan pula kesalahan mereka.

Akan tetapi bisa saja dikarenakan kesalahan dari orang tua atas ketidak peduliannya terhadap lingkungan ataupun penggunaan obat-obatan yang tidak sesuai dengan aturan dan takarannya yang dapat megakibatkan sesuatu atau kejadian yang tidak diinginkan dikemudian hari.

Hal tersebut dikatakan Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Disabilitas Nasional ke-26 di ruang Ali Sadikin, kantor Walikota, Selasa (4/12).

Photo bersama setelah usai penandatangan komitmen bersama Pemerintah Kota Administrasi menjadi Kota Ramah Disabilitas di ruang Ali Sadikin kantor Walikota, selasa (4/12).

“Perlakukan mereka secara wajar, karena mereka tidak salah, barangkali yang salah kita, karena keteledoran kita,” ujar Rustam.

Pada kesempatan tersebut, Rustam menginstruksikan kepada jajarannya agar memperhatikan fasilitas dan kemudahan untuk para disabilitas dan menekankan kepada seluruh kantor pemerintahan di Jakarta Barat, agar ramah dan memperlakukan mereka dengan sewajarnya.

“Jangan sampai mereka mendapat hambatan-hambatan karena keterbatasannya, kita perlu tolong mereka tapi dalam batas-batas kewajaran,” tukasnya.

Selain itu, Rustam juga mengajak tim penggerak PKK Jakarta Barat agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana menyiapkan generasi yang sehat, lebih peduli dan memperhatikan ibu-ibu hamil agar harapan kedepannya dapat melahirkan bayi yang sehat.

“Bahwa semuanya ini sudah takdir Tuhan, tapi kita harus upayakan. Nah, tugas PKK ini memberikan edukasi kepada masyarakat untuk hidup sehat, lingkungan hidup sehat, sehingga akan lahir generasi-generasi muda yang sehat,” imbuhnya.

Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi didampingi ketua TP PKK Jakarta Barat Inad Luciawaty saat memberikan Piagam Penghargaan kepada penyandang disabilitas di ruang Ali Sadikin kantor Walikota, Selasa (4/12).

Pihaknya juga mengapresiasi penyandang disabilitas yang bisa tampil dan berhasil menjadi juara diberbagai event, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Terkait hasil karya para disabilitas, Rustam menginginkan unit-unit terkait dapat mendorong karya mereka agar bisa berkembang dan produk yang dihasilkan dapat dipasarkan dengan baik.

“Saya minta unit-unit terkait, seperti Sudis Koperasi dan UKM agar bisa memasarkan produk mereka. Kita dorong mereka untuk menunjukan aktifitasnya, menunjukan prestasinya yang luar biasa,” kata Rustam.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo Rini menyebutkan kegiatan ini dihadiri 24 Sekolah Luar Biasa (SLB) se Jakarta Barat serta dua sekolah inklusi yaitu SMPN 264 dan SMAN 112, juga hadir perwakilan dari wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Total yang mengikuti kegiatan sekitar 280 siswa.

Menurut Weningtyas, di Jakarta Barat sudah terdapat delapan Puskesmas Kecamatan yang didukung fasilitas dan aksesbilitas ramah anak dan disabilitas, dan 21 Puskesmas Kecamatan yang sudah terakreditasi.

“Ini merupakan salah satu upaya yang sudah disiapkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang sejalan dengan pengembangan Kota Layak Anak. Dan upaya untuk menjadikan Kota Administrasi Jakarta Barat menjadi kota ramah disabilitas,” paparnya.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai acara, antara lain pengucapan ikrar “Aku Sehat Aku Bisa” sebuah komitmen terkait Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), penandatanganan komitmen bersama Pemerintah Kota Jakarta Barat sebagai kota ramah disabilitas, serta pentas seni dan hasil karya para penyandang disabilitas.

Selain itu pemberian piagam penghargaan Walikota Jakarta Barat kepada 18 anak-anak penyandang disabilitas yang berprestasi di ajang kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

 

 

Madalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *