Diduga Ilegal, Pabrik Minyak Goreng Resahkan Warga

oleh

MITRAPOL.com, Pantai Labu Deli Serdang – Sebuah Pabrik pengolahan minyak goreng berlokasi di desa Sarang Burung, Kabupaten Deli Serdang yang sudah beroperasi kurang lebih 4 Tahun diduga tidak memiliki izin dan tidak memilki nama perusahaan serta tidak jelas kepemilikannya.

Saat Mitrapol.com meninjau kelokasi Jum’at (07/12) menurut masyarakat sekitar pabrik tersebut mengelola CPO berjenis minyak goreng dan telah di pasarkan di wilayah yang belum di ketahui kejelasannya, apakah di kawasan Industri Kabupaten Deli Serdang atau dipasarkan di daerah lainnya.

Menurut keterangan seorang warga yang berinisial “P” pabrik minyak goreng itu milik Wendy warga keturunan Cina sudah lama berjalan dan hasilnya diangkut oleh 2 unit mobil tangki setiap bulannya.

Didalam pabrik tersebut ada juga kandang ternak ayam, warga Sarang Burung ini sebenarnya merasa keberatan dengan adanya pabrik dan kandang ayam yang berdiri sejak 4 tahun yang lalu namun masyarakat ragu dan tidak berdaya bila akan melaporkan hal tersebut, kami takut laporan kami tidak di dengar. Jelasnya

Perlu diketahui untuk mendirikan sebuah Pabrik Kelapa Sawit di Indonesia, pemerintah telah menetapkan 7 syarat utama yaitu, 1. Bahan baku yang tersedia, 2. Aksesibiltas yang memadai, 3. Tata letak Layout perkebunan, 4. Kesehatan yang mengacu lingkungan dan iklim, 5. Penelitian lokasi dan Topografi, 6. Penghitungan aspek ekonomi dan sosial, 7. Pengurusan izin dan peralatan pendukung.

Selain 7 syarat tersebut, perusahaan harus memiliki seperti, Bangunan pabrik, pos jaga, Tempat ibadah, Perumahan, Jembatan loading ramp, Tangki timbun CPO, Laboratorium, Bengkel, Kolam penyediaan air dan Kolam limbah

Harapan warga desa Sarang Burung, kepada pihak yang terkait untuk dapat meninjau keberadaan Pabrik tersebut apakah sudah memenuhi syarat yang telah di tentukan, sebaliknya bila terdapat pelanggaran hukum segara diberi tindakan sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia.

 

 

Her/Sy 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *