Dirut PT. Istaka Karya Tak Menduga Enam Belas Karyawanya Dibunuh KKSB

oleh
Sigit Winarto Direktur PT. Istaka Karya

MITRAPOL.com, Jakarta – PT. Istaka Karya adalah pemborong pekerjaan jembatan dan Trans Papua di lokasi tragedi penembakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Nduga, Papua. Tercatat 16 Karyawan PT. Istaka Karya yang menjadi korban pembunuhan dengan cara tembak mati ditempat dan sayatan benda tajam oleh kelompok radikal tersebut.

Direktur PT Istaka Karya, Sigit Winarto tak habis pikir dan tidak menduga terjadi peristiwa yang menewaskan 16 pekerjanya, pasalnya menurutnya selama ini, PT. Istaka Karya telah bekerja sama dan membangun kemitraan dengan warga setempat.

“Dalam setiap pengerjaan jembatan, kami (PT. Istaka Karya) tidak langsung bekerja, Tapi ada pendekatan-pendekatan, misalnya dengan melaksanakan upacara bakar batu, memberikan bantuan makanan. Dan itu dilakukan setiap pembukaan jembatan, itu kami lakukan semua” beber winarto.

Bahkan berbagai konsultasi dan kordinasi sangat intens dilakukan bersama warga dari PT. Istaka Karya.

“Dari koordinasi tersebut, kami selalu mendapatkan informasi terhadap penduduk lokal dan gangguan keamanan. Selain itu, dengan adanya evaluasi, kami memastikan situasi keamanan kondusif, Karena selalu melakukan pendekatan kepada masyarakat,” ucap sigit.

Sigit winarto lebih jauh menjelaskan PT Istaka Karya sendiri dalam proyek Trans Papua mendapat proyek pekerjaan pembangunan sebanyak 14 jembatan, Pelaksanaan pembangunan jembatan sendiri dimulai dari konstruksi pada 2016 dan target selesainya proyek pada akhir 2019 mendatang.

“Untuk paket Trans Papua, kami mengerjakan jembatan, Sementara untuk jalan sendiri sudah dibuka oleh Zeni beberapa tahun lalu, dari proyek tersebut, kami mengerjakan jembatan untuk menyambung jalan-jalan yang sudah dibangun, di tahun 2018 ini terdapat 8 hingga 11 jembatan yang dibangun, dimulai dari 2016 sampai 2018 ini, total karyawan yang mengerjakan sebanyak 300an orang,” bebernya.

“Sampai saat ini perkembangan pembangunan jembatan telah mencapai 72 persen,” Tutupnya.

 

 

Qodri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *