Pemerintah Kurang Serius, Rakyat Sabang Terancam Tidak Dilayani BJPS

oleh
Zuanda Anggota DPRK Sabang

MITRAPOL.com, Sabang – Sejumlah anggota DPRK Sabang melakukan peninjauan terkait proses akreditasi RSUD Sabang yang akan berlangsung mulai Rabu nanti. Jumat (7/12/18). Hadir dalam acara peninjauan Indra Nasution, Zuanda, Darmawan dan Albina.

Dalam peninjaunnya dimenemukan persiapan proses akreditasi yang sangat perlu perhatian, terutama dalam hal penyiapan instrumen pelayanan dasar yang akan menjadi penilaian dari 16 aspek penilaian yang nantinya akan dinilai oleh tim penilai selama 7 (tujuh) hari.

Proses akreditasi ini sangat penting, dikarenakan tahun ini adalah tahun terakhir kontrak RSUD kota Sabang tanpa akreditasi, sehingga apabila RSUD tidak terakreditasi pada tahun ini maka kemungkinan besar pada Januari 2019 nanti BPJS akan menghentikan kerjasama pelayanannya dengan RSUD kota Sabang, sebagaimana keterangan dari direktur RSUD kota Sabang Dr. Muhaimin. Ini artinya pelayanan kesehatan masayarakat Sabang akan berbayar.

Beberapa kendala persiapan akreditasi yang masih dihadapi oleh pihak RSUD yakni terkait dengan air kebersihan rumah sakir dikarenakan masih proyek berjalan, air bersih dan pelatihan SDM guna mewujudkan pelayanan prima yang merupakan salah satu indikator penilaian akreditasi.

DPRK Sabang meminta Pemerintah Daerah Kota Sabang jangan main-main terhadap proses persiapan akreditasi ini karena ini menyangkut dengan pelayanan dasar masyarat. Dukungan serius berupa persiapan pendanaan dan lokasi RSUD harus menjadi perhatian.

“Bayangkan jika pada Tahun 2019 masyarakat Sabang tidak dapat menikmati pelayanan BPJS lagi” ujar Zuanda.
“Kita berharap Pemda serius mempersiapkan proses ini karena ini menyangkut dengan hajat hidup orang banyak sebagaimana dengan amanah UUD 1945.” Tambah Zuanda.

Disisi lain Darmawan, anggota komisi D DPRK Sabang meminta Pemerintah Daerah untuk menunjukkan keseriusannya dalam mendukung proses akreditasi ini.

“DPRK Sabang siap mengawasi proses akreditasi ini sampai selesai.” Tegas Indra Nasution.

 

 

Bukhari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *