Satreskrim Polres Metro Lampung Tangkap Penyuntik Tabung Gas Elpiji

oleh
Tempat Penyuntikan Tabung Gas Elpiji ilegal berlokasi diKelurahan Iringmulyo Kecamatan Metro Timur Lampung tgl 07/12/18.Foto : Muktaridi

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Satreskrim Polres Metro Lampung telah mengamankan pelaku penyuntik tabung gas elpiji, dari tabung gas elpiji melon bersubsidi dipindah ke non subsidi dengan tabung ukuran 12 Kg .

Penyuntikan tabung ilegal yang melanggar hukum ini berada di Jalan Mulya 2, Gang Buntu, No 57, Kelurahan Iring Mulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Lampung pada hari Jumat 07 Desember 2018.

Menurut Kasat Reskrim AKP Try Maradona, S.IK mewakili Kapolres Metro AKBP. Ganda MH Saragih S.IK kegiatan yang merugikan negara dan masyarakat miskin tersebut diduga dilakukan oleh MS (37) warga Merpati Raya Ploster, Urbana Plus Sawah Baru, Ciputat, Tanggerang, RA (23) dan MA (21) warga Desa Lebung Genting, Bumi Agung, Lampung Timur.

“Tiga orang yang diamankan yakni, Muhammad Setiawan sebagai pemilik usaha. Sedangkan, Rudi Aryo dan Muhammad Asnawi sebagai karyawan, ” ungkap Kasat Reskrim mewakili Kapolres Metro Lampung.

Kasat Reskrim juga menerangkan bahwa ketiga tersangka tersebut diamankan berdasarkan, LP /406-A/ XII/ tanggal 6 Desember 2018, tentang adanya kegiatan usaha illegal memindahkan isi gas dari tabung subsidi ukuran 3 Kg ke tabung gas non subsidi ukuran 12 Kg.

Atas dasar itu, petugas datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan. Hasilnya, kegiatan usaha hilir dan pengolahan gas tersebut tidak memiliki izin atau illegal.

“Dari hasil pemeriksaan, mereka memindahkan isi gas dengan cara memasang alat khusus berupa selang yang sudah dimodifikasi yang terpasang, dari kepala gas ukuran 3 Kg ke tabung gas ukuran 12 Kg, ” terangnya.

Akibat perbuatannya, ketiganya bakal dijerat Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999, tentang perlindungan konsumen, dan Pasal 32 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 2 Tahun 1981, tentang Metrologi legal, dan/atau Pasal 53 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang migas.

 

 

Muktaridi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *