Danlanal Limpahkan Berkas Perkara Penyeludupan Ke Polres Nunukan.

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow Komandan Lanal Nunukan didampingi sejumlah Perwira Lanal Nunukan menyerahan berkas Perkara kasus Ilegal Logging Kepolres Nunukan, Senin (10/12/18). Berkas diterima Langsung Ipda Sony DWI Hermawan. SH Kanit Pidum Polres Nunukan.

Pelimpahan berkas Perkara kapal yang memuat kayu Hitam Jenis Amara bersama tersangka dan Barang Bukti dan hasil tangkapan KRI FTH-361 oleh Pasops Lanal Nuk diwakili oleh Dankal Bokori Lettu Laut (P) Nanang Setyo B didampingi oleh Paur Iidik.

Selain itu hadir juga Denpomal Lanal Nunukan Letda Laut (PM) Suhartono dan Anggota Unit Intel Lanal Nunukan kepada penyidik Tindak Pidana Polres Nunukan.

Barang Bukti Kapal KLM. Sumber Barokah, milik Koseng, berbendera Indonesia, GT 119 GT, Nahkoda Bahrani bin Buaera dan Anak Buah Kapal (ABK) berjumlah 4 orang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Baru kalimantan Selatan.

Dalam pelimpahan tindak Pidana Ilegal Logging barang Bukti yang diserahkan yakni 1 Orang Nahkoda dan 4 Org anak Buah kapal KM. Sumber Barokah serta kurang lebih 20 Kubik kayu hitam berbagai ukuran.

Sedangkan Kapal KLM. Sumber Barokah kondisi saat ini tenggelam saat proses pengawalan oleh KRI FTH ke Lanal Nunukan karena terjadi kebocoran sehingga Kapal dikandaskan di Karang gosong diwilayah Perairan Sei Taiwan Sebatik kabupaten Nunukan Propinsi Kalimantan Utara.

Barang Bukti Kayu Hitam masih berada di Mako Lanal Nunukan, rencana akan di ambil pihak Polres pada Hari Selasa, (11/12/ 2018), untuk di lanjutkan proses hukum.

Pelaku yakni Nahkoda dan 4 orang anak Buah Kapal (ABK) melanggar pasar Pasal 83 (1) huruf “b” jo Pasal 12 huruf “e” UU RI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Dalam kesempatan ini Danlanal Nunukan menyampaikan bahwa Kapal KLM. Sumber Barokah berhasil ditangkap oleh KRI FTH 361 yang tergabung dalam Operasi Satgas Garda Nusa dibawah Kendali Operasi Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II berawal dari Informasi Intelijen.

Hingga pada hari Selasa, 30 Oktober 2018, sekitar pukul 10.30 Wita Kapal Layar Motor tersenut berhasil di tangkap saat berlayar dari Sangkurilang kalimantan Timur menuju ke Tawau Malaysia tepatnya di Sekitar ZEE Indonesia 60 NM sebelah Timur Pulau Nunukan.

 

 

Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.