BNNP Sumsel Musnahkan 7 Kilogram Sabu dan 75 Butir Pil Ekstasi

  • Whatsapp
Barang bukti narkotika yang berhasil disita Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan (BNNP Sumsel).

MITRAPOL.com, Sumsel – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan (BNNP Sumsel) memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 7 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 75 butir. Pemusnahan dilakukan dengan menggunakan alat bor dan juga menggunakan blender di halaman Kantor BNNP Sumsel, Kamis (13/12/2018).

Kegiatan pemusnahan narkotika ini dihadiri oleh perwakilan tim Laboratorium Mabes Polri, BPOM Palembang, Kepala MUI Kota Palembang, Bea Cukai Kota Palembang, dan Polda Sumsel.

Bacaan Lainnya

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan, didampingi Wadir AKBP Amazona Pelamonia, mengungkapkan bahwa pemusnahan barang bukti narkotika bertujuan untuk mewujudkan transparasi terhadap proses penyidikan. Berdasarkan pasal 90 dan 91 UU Nomor 35 tahun 2009, ketika melakukan pemusnahan barang bukti narkotika, harus disaksikan oleh semua pihak. Transparansi dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan masyarakat kepada penyidik.

“Barang bukti narkotika yang dimusnahkan adalah sabu seberat 7 kilogram dari tersangka MM dan rekannya di Tulung Selapan pada beberapa waktu lalu. Sedangkan 75 butir ekstasi dari tersangka HM dan rekannya dengan TKP di Jakabaring”, jelasnya.

Sebelumnya, BNNP Sumsel bersama anggota Polsek Tulung Selapan berhasil melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka IV (35) dan GD (35). Kemudian ditemukan satu kardus yang berisi 7 paket besar yang dibungkus plastik warna hijau yang bertuliskan huruf China GUANYIWANG dengan berat 7 kilogram. Menurut tersangka MM, narkotika tersebut adalah milik DB (DPO).

Sedangkan untuk 75 butir ekstasi diamankan petugas dari tersangka HN (37), warga lorong terusan kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU 1. Ketika dilakukan pengembangan, petugas kembali menangkap tersangka ZKN (41) warga Dusun II Kelurahan Pipa Putih Kecamatan Pemulutan dan ANS (33), warga jalan Pendidikan Kelurahan Jakabaring Selatan Kabupaten Banyuasin, pada 4 November, pukul 22.00 wib.

Tersangka dijerat dengan pasal 114 Ayat (2) JO pasal 132 Ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) JO pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Adri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *