Launching Komunitas Peduli Pencegahan Dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang

oleh -53 views

MITRAPOL.com, Lebak – Bertempat di Aula Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten. Kamis (13/12/2018). Diadakan acara Launching Komunitas Peduli Pencegahan Dan Perdagangan Orang.

Kegiatan dihadiri sekitar 200 orang, hadir diantaranya, Sekmat Maja, Kepala Desa dan Sekdes Kecamatan Maja, Pemberdayaan Perempuan, Kapolsek Maja, para kiyai dan tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam Sambutan Sekmat Maja Jaenudin S.pd mengatakan, “saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih karena dengan adanya lounching ini, masyarakat umum memahaman mengenai perdagangan manusia, memang masih rendah di kalangan aparat pemerintah, oleh karena itu dalam rangka mengatasi masalah perdagangan orang yang semakin lama semakin meningkat, maka perlu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang undang-undang yang terkait dengan masalah perdagangan orang”, Ujar Jaenudin

Sementara itu Kapolsek Maja Kompol Nono Karsono mengatakan,”Karena kurangnya koordinasi dan sinergi antara gugus tugas dan kurangnya pemahaman para pemangku kepentingan tentang tindak pidana perdagangan orang sehingga TPPO di Kecamatan Maja melaksanakan kegiatan sosialisasi tindak pidana perdagangan orang ini bersama, Komunitas Universitar Sultan Ageng Tirtayasa di Kecamatan Maja” ujar Nono.

Ketua Kordinator Enggar Utari M.si. kepada mitrapol.com mengatakan, merupakan kota Perdagangan serta daerah transit bagi orang pencari kerja baik ke luar Negeri maupun ke daerah lainnya di Indonesia tentu berimflikasi pada kegiatan pada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, maka diperlukan peningkatan Koordinasi antar pihak terkait termasuk TNI dan POLRI.Ungkapnya.

Komunitas tersebut dibentuk dengan tujuan untuk membangkitkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap praktik-praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di daerah.

“Pelibatan perempuan dalam pemeberantasan jual beli orang ini sangat pas, karena perempuan memiliki peran sentral utamanya dalam menjaga keluarganya. Tak hanya itu, unsurnya sudah lengkap ada dari masyarakat seperti tokoh masyarakat, tokoh adat, pendidik, PKK, organisasi masyarakat, dan lainnya secara langsung,” ucapnya.

“Di Lebak sendiri terdiri ada 28 kecamatan, yang kita tunjuk sebagai pilot projek atau lounching TPPO yaitu di Kecamatan Maja Hal ini bentuk guna memberantas TPPO, dan pasti banyak migran-migran yang masuk kecamatan maja, Kemen PPPA juga telah bekerja sama dengan kementeri perlinduan perempuan dan anak memberikan advokasi dan fasilitasi koordinasi kepada pemerintah daerah untuk membentuk dan mengaktifkan PPTPPO di daerah masing-masing,” kabupaten kota di provinsi banten.

Ia menerangkan, rencana aksi nasional PPTPPO, yaitu pemetaan kasus tindak pidana perdagangan orang termasuk eksploitasi seksual pada anak, pengembangan model TPPO, pendidikan masyarakat tentang ketahanan keluarga, dan partisipasi anak-anak dalam TPPO, di kantong-kantong komunitas ini lah kita bisa mendapat informasi tentang tindak pidana perdagangan orang. imbuhnya.

 

 

Reporter : A4N / Soleh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *