Aksi Damai Jaga NKRI, Tolak HTI dan Dukung Ideologi Pancasila

Aksi damai Jaga NKRI di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2018).

MITRAPOL.com, Jakarta – Aksi massa terjadi di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2018). Kali ini massa gabungan dari berbagai elemen masyarakat turun ke jalan dengan menggelar aksi damai Gerakan Menjaga NKRI dan Ideologi Pancasila.

Dalam aksi yang dihadiri Novy Viky Akyhary, Haidar Alwi, Budi Jarot, dan Andreas ini sejumlah peserta tampak mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol persatuan NKRI.

Bacaan Lainnya

Turut bergabung massa dari beberapa ormas, Federasi Indonesia bersatu, Gerakan Jaga Indonesia, Perwira NKRI, RJI dan ormas lainnya.

“Kami sangat mendukung aksi ini, karena aksi damai ini sangat mendukung Ideologi Pancasila. Kami juga mendukung pemerintah untuk memerangi dan melenyapkan HTI dari bumi Indonesia,” tegas Chaidar Ali.

Dalam aksi ini para peserta menyatakan siap jiwa dan raga bersama pemerintah Indonesia yang sah melawan setiap gerakan intoleransi, radikalisme dan terorisme serta upaya sejumlah pihak yang ingin mengubah NKRI menjadi negara khilafah Islamiyah.

“HTI harus kita perangi, jangan sampai tumbuh kembali di negara ini walaupun sudah resmi dibubarkan oleh Presiden Jokowi,” lanjut Chaidar Ali.

sejumlah peserta tampak mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol persatuan NKRI.

Pada kesempatan ini, Gerakan Jaga Indonesia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia dari ujung timur Papua sampai ujung barat Aceh untuk mengibarkan bendera merah putih selama satu bulan di setiap rumah masing-masing sebagai bukti kecintaan terhadap Indonesia.

“Negara Indonesia dibangun dengan pengorbanan nyawa dan darah oleh para pejuang-pejuang bangsa. Dasar negara Pancasila dibentuk sesuai dengan karakter serta diwarnai perdebatan yang hebat di kalangan para elite pemerintahan dan orang-orang yang berkompeten di bidang ilmu ketatanegaraan saat itu. Maka tetap kita jaga negara ini sampai mengorbankan nyawa dan darah pula seperti para pejuang terdahulu,” tutupnya. (Desi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.