BNNP Sebut Sumsel Daerah Rawan Transit Narkotika

  • Whatsapp
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan menggelar konferensi pers.

MITRAPOL.com, Sumsel – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan menggelar konferensi pers yang bertema Capaian Kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, Jumat (21/12/2018).

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan mengungkapkan sepanjang tahun 2018, BNNP Sumsel telah menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 32.903,900 gram. Ekstasi sebanyak 5.439,5 butir, dan ganja seberat 622 gram. Dengan jumlah tersangka sebanyak 102 orang.

Muat Lebih

“Kami mengakui bahwa Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap bandar sabu dengan barang bukti sabu seberat 70 kilogram. Dan katanya barang bukti tersebut melintas dari Sumsel. Sehingga wilayah Sumsel menjadi daerah rawan transit narkotika,” ujarnya.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan.

Masih kata Jhon, dalam memberantas peredaran narkotika di Sumsel, BNNP Sumsel mendapatkan dana anggaran dari DPR sebesar 25.4 Miliar.

“Hal itu dirasakan sangat kurang. Kami berharap untuk tahun depan, kepada DPR RI dapat menambah dana anggaran. Sehingga pemberantasan dan sosialisasi narkotika bisa lebih efektif lagi,” harapnya.

Jhon juga mengatakan, walaupun anggaran yang didapatkan BNNP Sumsel terbatas, pihaknya semaksimal mungkin bekerja untuk menyelamatkan generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.

“Adapun kendala yang terjadi seperti sarana dan prasarana yang belum memadai, panti rehabilitasi masih minim, dana operasional yang masih terbatas yang dikaitkan dengan permasalahan yang ada,” pungkasnya. (Adri)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar