Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar upacara memperingati Hari Ibu ke-90 tahun 2018.

MITRAPOL.com, Jakarta – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar upacara memperingati Hari Ibu ke-90 tahun 2018 di halaman Mako Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (22/12/2018). Upacara ini dipimpin Kabag Sumda Kompol Sri Pamujiningsih selaku Inspektur Upacara .

Upacara dihadiri oleh Wakapolres Kompol Kurniawan Hartono, SIK, Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Perwira, Brigadir Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran.

Bacaan Lainnya

Sedangkan perangkat Upacara Peringatan Hari Ibu ke-90 dari Polwan yaitu Inspektur Upacara Kompol Sri Pamujiningsih, Perwira Upacara Akp Risma Silalahi, S.Sos, MM, Komandan Upacara Ipda Siti M, Pembaca Undang-undang Dasar 1945 Ipda Abdi Nurhasanah, S.Pd, Pembawa Acara Bripda Rizky, Pembaca Doa Bripda Noviana, Ajudan Irup Brigadir Desi.

Dalam Arahannya Kabag Sumda menyampaikan amanat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Ibu Yohana Yembise.

“Pada tahun 2018 ini kita dapat memperingati kembali Hari Ibu yang ke-90. Hari Ibu Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia. Dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya. Keterlibatan perempuan dibuktikan melalui Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia,” kata Kompol Sri Pamujiningsih membacakan amanat Menteri Yohana.

Upacara dipimpin Kabag Sumda Kompol Sri Pamujiningsih selaku Inspektur Upacara.

Lanjutnya, Hakekat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional bukan hari libur.

PHI juga diharapkan mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. PHI juga diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan. Di lain sisi juga memberikankeyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Saat ini bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change).

Perempuan dan laki-laki keduanya adalah “partnership” sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional. Bertepatan dengan PHI ke-90 Tahun 2018 ini telah diusung tema: “Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa”. Tema ini dibangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia Tahun 2018 dan menyelaraskan dengan arah kebijakan pembangunan PP dan PA sebagaimana telah tercantum dalam RPJMN 2015-2019 serta mewujudkan Nawacita sebagai salah satu agenda nasional. Berbagai persoalan sosial saat ini marak terjadi, dan berdampak kepada kehidupan masyarakat, khususnya perempuan dan anak, seperti terjadinya kekerasan, bentuk-bentuk perlakukan diskriminatif, dan lain- lainnya.

Upacara memperingati Hari Ibu ke-90 tahun 2018 di halaman Mako Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Untuk itu dengan terselenggaranya Peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada 6 (enam) pimpinan organisasi perempuan yaitu OASE, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), TP PKK Pusat, Dharma Pertiwi, Dharma Wanita Persatuan Pusat, Bhayangkari dan mitra kerja lainnya yang selalu bersama-sama terlibat dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu.

“Selain itu kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan PHI ke-90 tahun 2018 ini, khususnya kepada pemerintah daerah DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, Kota Bukittinggi, Kementerian, Lembaga, Provinsi, Kabupaten/Kota, Lembaga masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat yang sudah berpartisipasi aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan dengan meriah dan dirasakan gaungnya oleh masyarakat luas,” terangnya.

“Harapan saya, Peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan,” tutupnya. (Shem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.