BPK Sumsel Temukan Lelang di Ogan Ilir dan Palembang Menyalahi Aturan

oleh -49 views
Kepala BPK Provinsi Sumatera Selatan Maman Abdulrachman

MITRAPOL.com, Sumsel – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Selatan menyerahkan laporan hasil pemeriksaan keuangan belanja daerah terkait infrastruktur di tiga daerah yaitu Ogan Ilir,  Palembang, dan Lahat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, BPK Perwakilan Provinsi Sumsel mendapati temuan lelang di Ogan Ilir dan Palembang  yang menyalahi aturan dan harus dikembalikan ke kas negara.

Kepala BPK Provinsi Sumatera Selatan Maman Abdulrachman mengungkapkan kepada awak media, bahwa pihaknya menyerahkan laporan hasil pemeriksaan  keuangan terkait infrastruktur di tiga daerah yakni Ogan Ilir,  Palembang, dan Lahat.

“Hasil pemeriksaannya adalah di Ogan Ilir ada yang perlu ditindaklanjuti. Kami temukan di Ogan Ilir ada IP address yang sama.  Yang perlu disetorkan ke kas daerah senilai Rp 2,3 Miliar pada tahun anggaran 2018.  Yakni di Dinas Perindustrian, PU PR. Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan,” ujarnya saat dikonfirmasi di gedung BPK Provinsi Sumsel, Kamis (03/01/2019).

Maman juga menghimbau kepada semua penyedia barang untuk mencari kualitas dan kuantitas yang baik dengan harga yang murah.

“Untuk Kota Palembang, ditemukan hal yang sama pada pengaturan lelang.  Total yang harus dikembalikan ke kas negara sebesar Rp 2,2 Miliar di Dinas PU PR”, tambahnya.

Maman juga mengatakan uang yang harus disetorkan ke kas negara paling lambat diserahkan pada 4 Maret.  Jika tidak, maka akan ada sanksi pidana.

“Berdasarkan ketentuan UUD 1945, hasil pemeriksaan BPK harus ditindaklanjuti DPRD.  Wajib dipanggil Dinas yang telah menyalahi aturan. Karena peran DPRD adalah pengawasan,” katanya lagi.

Walikota Palembang H. Harnojoyo saat diwawancarai awak media.

Sementara itu,  Walikota Palembang H. Harnojoyo mengungkapkan, pihaknya sudah menerima hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Sumsel.

“Ada temuannya akan kita tindaklanjuti baik administrasinya. Harapannya semoga bisa segera diselesaikan,” pungkasnya. (Adri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *