Faktor Cuaca Menghambat Pencarian Korban Longsor di Sukabumi

oleh -12 views
Ilustrasi pencarian korban tanah longsor.

MITRAPOL.com, Jakarta – Kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi kendala utama dalam pencarian korban tanah longsor di Kabupaten Sukabumi. Hal itu seperti disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (04/01/2019).

“Bila cuaca cerah, pencarian korban dapat dilakukan hingga malam hari. Bila hujan, pencarian dihentikan lebih awal,” kata Sutopo.

Selain faktor cuaca, tanah yang kembali longsor di area terdampak bencana juga menambah hambatan dalam upaya pencarian dan pertolongan.

Pada Kamis (03/01/2019) malam sempat terdengar suara gemuruh di lokasi longsor karena batu besar yang berada di mahkota longsor jatuh ke bagian bawah.

“Kondisi tersebut cukup membahayakan bagi personel yang bekerja di lapangan,” kata Sutopo.

Ia mengatakan penanganan dampak tanah longsor di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, melibatkan 1.054 personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi, TNI/Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kementerian/lembaga, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, relawan dan warga.

“Mereka bukan hanya tergabung dalam tim pencarian dan pertolongan, melainkan juga di dapur umum, pelayanan medis, penanganan logistik dan lain-lain,” kata Sutopo.

Hingga Jumat pagi, bencana itu tercatat menyebabkan 18 orang meninggal dunia, dan tiga orang luka berat. Sebanyak 64 orang yang terdampak bencana sudah ditemukan dalam keadaan selamat, namun masih ada 15 orang yang belum ditemukan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *