Mengaku Salah dan Khilaf, Vanessa Angel Minta Maaf

by -417 views
Artis cantik Vanessa Angel diduga terlibat kasus Prostitusi online.

MITRAPOL.com, Surabaya – Artis sinetron cantik Vanessa Angel menyampaikan permintaan maafnya usai keluar dari ruang penyidik Subdit V Siber Crime Polda Jatim, Minggu (06/01/2019).

Vanessa tertangkap dalam penggerebekan kasus prostitusi online (daring) yang dilakukan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur di salah satu hotel di Surabaya, Sabtu (05/01/2019) kemarin.

Vanessa Angel meminta maaf karena telah merugikan banyak orang. “Saya menyadari bahwa kesalahan dan kekhilafan yang saya lakukan telah merugikan banyak orang,” kata Vanessa.

Bintang sinteron FTV itu juga mengucapkan banyak terima kasih kepada kepolisian yang memperlakukannya dengan baik selama penyidikan sebagai saksi dalam kasus ini.

“Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu saya dan memperlakukan saya dengan baik selama ini selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban,” katanya.

Selain itu, Vanessa bersedia kooperatif untuk menjalani pemeriksaan lanjutan yang dilakukan Polda Jatim. “Ke depan saya akan mengikuti prosedur pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian. Terima kasih,” katanya.

Sementara itu, selang satu jam setelah Vanessa keluar, Avriellia Shaqqila keluar dari ruang penyidikan. Sambil terisak dia turut meminta maaf kepada masyarakat atas tindakan yang dia lakukan.

“Saya Avriellia meminta maaf kepada seluruh publik dan seluruh awak media yang selama ini sudah dengan saya. Mengenai saya yang telah membuat sebuah kesalahan dan kekhilafan khususnya saya meminta maaf kepada kepolisian atas tindakan yang tidak patut dicontoh,” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi daring yang melibatkan artis ibu kota Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila.

Polisi sendiri telah menetapkan dua tersangka, yakni mucikari berinisial ES (37) dan TN (28) asal Jakarta Selatan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *