Dua Tersangka Kasus Penggelapan Sepeda Motor Dibekuk Polisi

MITRAPOL.com, Jakarta –  Jajaran Sareskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara mengamankan dua orang tersangka diduga sindikat penggelapan kendaraan roda dua, Selasa (08/01/2019).

Tersangka AM ( 32 ) diamankan petugas karena menggelapkan sepeda motor milik Lucky warga Jakarta Utara.

Bacaan Lainnya

Berawal dari membohongi korban Lucky, dengan dalil bisa memasukan kerja di satu perusahaan, tersangka, AM (32) membawa barang kabur satu buah motor merk YAMAHA AEROX B 3411 UPC, pada Kamis 22 November 2018 di Parkiran JICT Pelabuhan Tanjung. Priok Jl. Raya Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Tertangkapnya tersangka atas laporan warga dengan dasar Laporan Polisi Nomor : 254 / K / XI / 2018 / Resort Pel, tanggal 23 Nopember 2018. Korban lucky merasa ditipu oleh AM, yang dimana dia menjanjikan pekerjaan ke korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Faruk Rozik.

Selanjutnya, pada Sabtu tanggal 05 Januari 2019 sekira pukul 09.00 wib TIM OPSNAL UNIT II PIDUM pimpinan dipimpin Kanit II Tipidum IPDA ARIS, SH dan Kasat Reskrim AKP. M. FARUK ROZI, SIK, M.Si berhasil mengamankan  pelaku  tindak pidana penipuan dan /atau penggelapan sepeda motor.

“Dalam penangkapan itu tersangka mengakui telah menjual motor hasil kejahatannya ke tersangka SI yang beralamat di jalan Cakung. Kemudian kita susuri ke tempat tersangka SI dan berhasil mengamankan barang bukti1 (satu) lembar STNK sepeda motor merek Yamaha Aerox B 65 H dgn No. Pol. B 3411 UPC atas nama pemilik LINDA KARBACK, Bukti Pembayaran angsuran.) Di sita, dari Tersangka AM 1 (satu) buah Tas warna hitam merah yg berisi Berkas Lamaran pekerjaan atas nama LUCKY RACHMAT (korban). 1 (satu) lembar pas foto berwarna sdr. LUCKY,” paparnya.

Selain itu polisi juga menyita dari tersangka SAMSURI (480 KUHP) berupa 1 (satu) unit sepeda motor YAMAHA MIO SOUL No. Pol. B 6670 UNO.

“Tersangka akan dijerat dengan pasal Tindak Pidana  Penipuan dan/atau Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP Jo Pasal 480 KUHP,” tutup Faruk Rozi. (Shem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.