Bupati Nias Barat Diduga Aktor di Balik Permasalahan Gaji PTTD

oleh -1.763 views

MITRAPOL.com, Nias Barat – Patut diduga bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd adalah aktor dibalik permasalahan gaji sejumlah 219 Pegawai Tidak Tetap Daerah (PTTD) dinas kesehatan tahun anggaran 2018 tidak terbayarkan oleh pihak dinas kesehatan.

Hal itu dengan tegas disampaikan oleh Soziduhu Gulo salah seorang yang berorasi saat puluhan personil LSM PENJARA kabupaten Nias Barat melakukan aksi demonstrasi, yang dimulai dihalaman kantor dinas kesehatan dan selanjutnya berorasi dihalaman kantor bupati kabupaten Nias Barat. Desa Onolimbu, kecamatan Lahomi, Selasa (08/01/2019).

Loading...

“Teman-teman PTTD jangan percaya dengan beliau ini permainan beliau, pura-pura tidak mendengar bahkan mengelak dimana-mana bupati tidak ada padahal satu minggu yang lalu surat sudah disampaikan,” ujarnya.

Menurutnya Faduhusi yang menunjukkan sikap tidak gentle menemui massa menandakan adanya indikasi keterlibatannya sehingga dicurigai masalah tertunggaknya gaji PTTD dinas kesehatan ini adalah permainan Faduhusi. Hal berikutnya yang menandakan ini adalah permainan Faduhusi, dia selaku bupati tidak mampu mengevaluasi kinerja kepala dinas kesehatan.

“Kalau bupati tidak berani menyelesaikan, keterlibatan beliau terhadap¬† penunggakan pembayaran ini bisa patut diduga bahwa beliau ada dibelakang layar,” tandas Soziduhu.

Selanjutnya Soziduhu tuding Faduhusi tidak berpihak pada rakyat disebabkan adanya pembiaran dan tidak mengevaluasi Rahmati Daeli kepala dinas kesehatan.

Situasi sempat memanas dengan aksi massa yang mendorong petugas keamanan dari kepolisian dan satpol PP karena berupaya menerobos memasuki gedung kantor bupati.

Beberapa menit kemudian massa sempat kecewa bukannya Faduhusi selaku bupati yang keluar menemui massa tetapi sekda yang baru 2 hari dilantik Prof. Dr. Fakhili Gulo, M.Sc yang belum memahami betul kasus ini datang menemui massa.

Fakhili tidak dapat menjawab waktu yang pasti untuk pembayaran gaji yang tertunggak itu sesuai tuntutan massa. Fakhili hanya mampu menjawab paling lama pada P-APBD tahun ini.  (Eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *